Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Gempa masih dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia. Bahkan dini hari tadi muncul puluhan guncangan gempa.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, melaporkan terdapat 77 gempa yang terjadi di rentang 1-29 Januari 2021 pukul 00.42 WIB. Sedangkan tepat pada jam tersebut, gempa magnitudo 4,1 mengguncang Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
" Jika sejak awal bulan Januari 2021 Pulau Kalimantan nihil aktivitas gempa dirasakan maka hari ini Jumat, 29 Januari 2021 pukul 00.42.00 WIB giliran Berau salah satu wilayah Kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur diguncang gempa tektonik," ujar Daryono di Instagram.
Data BMKG menunjukkan episenter atau pusat gempa terletak pada koordinat 2,03 Lintang Utara dan 118,05 Bujur Timur. Lokasi tepatnya di laut pada jarak 62 km arah timur Kota Tanjung Redeb dengan kedalaman 10 km.
Daryono mengatakan jika melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini termasuk dangkal. Pemicunya adalah aktivitas sesar aktif.
" Diduga kuat pemicu gempa ini adalah sumber gempa di Zona Sesar Mangkalihat (Mangkalihat Fault Zone)," tulis Daryono.
Guncangan gempa dirasakan di wilayah Tanjung Redeb dan Tabalar dalam skala intensitas II-III MMI. Warga yang sedang tidak tidur dapat merasakan guncangan yang terjadi.
" Beberapa warga sempat membangunkan anggota keluarganya yang lain untuk diajak keluar rumah karena kawatir ada guncangan gempa susulan berikutnya," tulis dia.
Lebih lanjut, Daryono menyatakan belum ada laporan mengenai dampak gempa hingga pagi ini. Kondisi ini, kata dia cukup wajar karena magnitudo gempa relatif kecil dan dampaknya belum merusak.
" Patut disyukuri dengan episenter di lepas pantai Berau, tetapi karena kekuatan gempa yang relatif kecil maka tidak berpotensi tsunami. Masyarakat pesisir Berau dihimbau untuk tetap tenang dan tidak panik terkait gempa yang terjadi," terang dia.
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya