Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bmkg.go.id
Dream – Hari ini tepatnya tanggal 12 Agustus 2019, Indonesia mengalami beberapa gempa bumi di sejumlah wilayahnya. Tidak hanya hari ini saja, Indonesia memang kerap mengalami gempa bumi di beberapa wilayahnya.
Gempa bumi itu juga memiliki kekuatan yang berbeda-beda disetiap kali terjadinya. Indonesia memang termasuk ke dalam salah satu negara yang rawan terjadi gempa bumi.
Terdapat beberapa macam jenis gempa bumi yang ada hingga saat ini mulai dari gempa bumi tektonik hingga gempa bumi vulkanik.
Namun, perlu untuk diketahui jika tidak hanya dua jenis gempa bumi yang dikatakan sebelumnya.
Gempa bumi sendiri merupakan getaran yang terjadi di atas permukaan bumi disebabkan oleh adanya pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba-tiba sehingga menyebabkan gelombang seismik.
Pelepasan energi ini jika begitu besar mampu untuk menimbulkan adanya gelombang air yang sangat tinggi dan bisa menerjang daratan.
Kondisi itu juga telah beberapa kali terjadi di Indonesia seperti yang terkenang dalam sejarah Indonesia yaitu gempa bumi dan tsunami di Aceh.
Setelah perayaan Hari Idul Adha, Indonesia kembali diterjang getaran yang berasal dari dalam bumi. Bahkan, Senin pagi (12/08/19) BMKG telah mencatat setidaknya terdapat beberapa kali terjadi gempa bumi yang melanda beberapa bagian.
Berikut adalah laporan resmi dari BMKG yang dilansir dari akun resminya:
Pada pukul 05.08 pagi, Bali dan sekitarnya merasakan gmpa bumi yang berkekuatan 4.9 SR. Menurut laporan dari BMKG, pusat gempa bumi ini terjadi di laut 59 km Barat Daya Jembrana dengan kedalaman 82 km.
Beberapa wilayah yang ikut merasakan getaran dari gempa bumi ini adalah Kuta, Banyuwangi, Jembrana, Jimbaran, Nusa Dua hingga Denpasar. Gempa bumi ini tidak menimbulkan adanya gelombang tsunami dan kerusakan lainnya.
#Gempa Mag:4.9, 12-Agu-19 05:08:16 WIB, Lok:8.87 LS, 114.47 BT (Pusat gempa berada di laut 59 km BaratDaya Jembrana), Kedlmn:82 Km Dirasakan (MMI) III Kuta, II-III Banyuwangi, II-III Jembrana, II Jimbaran, II Nusa Dua, II Denpasar #BMKG pic.twitter.com/UOwBG9ol2U
— BMKG (@infoBMKG)August 11, 2019
Setelah dirasakannya gempa bumi pada pukul 05.08 pagi, Bali mengalami gempa bumi susulan yang terjadi pada pukul 05.51 pagi dengan kekuatan 5.0 SR. Menurut laporan dari BMKG, gempa kali ini berpusat di 181 km Barat Daya Jembrana, Bali dengan kedalaman 10 km.
Beberapa wilayah yang merasakan getaran dari gempa bumi ini meliputi Kuta, Denpasar, Banyuwangi serta Jember. Menurut BMKG juga, mereka mengatakan gempa susulan ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
#Gempa Mag:5.0, 12-Aug-19 05:51:30 WIB, Lok:9.85 LS,113.95 BT (181 km BaratDaya JEMBRANA-BALI), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG pic.twitter.com/cfq4f2BFtD
— BMKG (@infoBMKG)August 11, 2019
Selang beberapa jam dari gempa bumi Bali, Yogyakarta mengalami gempa bumi dengan kekuatan 3.0 SR. Menurut dari laporan BMKG yang dirilisnya, gempa bumi di jogja ini berpusat di darat 12 km Barat Laut Gunung Kidul dengan kedalaman 10 km.
Salah satu wilayah di Yogyakarta yang merasakan getaran dari gempa bumi ini adalah Bantul. Gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami dan tidak menimbulkan kerusakan.
#Gempa Mag:3.0, 12-Agu-19 07:25:35 WIB, Lok:7.97 LS, 110.50 BT (Pusat gempa berada di darat 12 km barat laut Gunung Kidul), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II Bantul #BMKG pic.twitter.com/OTif0EcPoF
— BMKG (@infoBMKG)August 12, 2019
(ism, Sumber: Twitter BMKG)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya