Indonesia Bangun Museum Rasulullah, Begini Gambaran Isinya

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Senin, 12 Agustus 2019 07:00
Indonesia Bangun Museum Rasulullah, Begini Gambaran Isinya
Pembangunan museum ini bekerja sama dengan Yayasan Rasulullah SAW di Arab Saudi

Dream - Museum Rasulullah segera hadir di Indonesia. Museum tersebut dibangun atas kerja sama dengan Arab Saudi melalui Yayasan Rasulullah SAW.

" Diinginkan Indonesia secepatnya tapi negara lain juga sedang disiapkan," ujar Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Komjen Pol (Purn) Syafruddin, saat wawancara ekslusif dengan Dream, Jumat 9 Agustus 2019.

Museum ini akan dibangun di 25 negara. Saat ini, museum tersebut baru ada di Kota Mekah, Arab Saudi, saja. Indonesia digadang menjadi negara ke dua yang memiliki museum serupa.

Mantan Wakapolri itu menjelaskan, DMI sudah melakukan pertemuan empat kali dengan Yayasan Rasulullah SAW. Saat inipun pengurus DMI tengah berada di Mekah untuk menindaklanjuti pembangunan Museum Rasulullah SAW.

" Insyaallah MOU bulan depan di Mekah, saya yang akan menandatangani dengan ketua yayasan profesor Nasir," ucap Syafruddin.

1 dari 2 halaman

Lokasi Museum Rasulullah

Penandatangan kesepakatan itu nantinya akan disaksikan langsung oleh Ketua Umum DMI sekaligus Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), dan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

Kepada Kerajaan Arab Saudi, Indonesia mengusulkan lokasi Museum Rasulullah SAW itu berada di area Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Jawa Barat, atau di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

" Ini sedang digodok di sana mana yangg dipilih dan kita sudah menawarkan dua lokasi itu dan juga sudah ditinjau oleh mereka. Tim kami juga sedang ebrada di sana (Mekah)," kata dia.

2 dari 2 halaman

Begini Gambarannya

Menurut Syafruddin, Museum Rasulullah SAW ini akan berisi instrumen digital yang menceritakan kehidupan Nabi Muhammad, dari sebelum lahir, proses menyebarkan agama Islam hingga akhir hayatnya.

" Diramu, disusun dalam bentuk instrumen digital, bercerita, semua hidup," ucap dia.

Meski demikian, museum ini nantinya tidak memajang barang peninggalan Nabi Muhammad SAW. " Ini syiar nabawiyah. Menceritakan kehidupan Rasulullah," ujar dia.

Beri Komentar
Reaksi Mainaka yang Bikin Nia Ramadhani Menangis