Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dua Siswi SMAN 2 Palangka Raya Aysa Dan Anggi Saat Menampilkan Karya Ilmiah Di Seoul, Korea Selatan, 25-27 Juli 2019. (DOK PRIBADI KALTENG POS)
Dream - Prestasi membanggakan ditorehkan oleh anak bangsa di dunia internasional. Kali ini giliran dua siswi SMA Negeri 2 Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri, yang membuat harum nama Indonesia.
Kedua gadis cantik itu meraih medali emas dalam ajang Gold Medals pada ajang World Invention Creativity (WICO) di Seoul, Korea Selatan. Dikutip dari laman kaltengpos.co, mereka menyabet gelar juara karena penelitian yang membuat juri memukau.
Aysa dan Anggina mampu menemukan obat kanker payudara dengan ramuan dayak, yakni akar bajakah yang tumbuh di wilayah Kalteng.
" Akar bajakah tunggal ini ada di tanah Kalteng, bisa menyembuhkan kanker payudara yang tidak diketahui banyak mayarakat secara luas," ujar Aysa, dikutip dari kaltengpos.com, Senin 12 Agustus 2019.
Aysa menambahkan, akar bajakah yang ditelitinya dengan Anggina itu memiliki kandungan saponin, alkoloid, steroid, terpenoid, flavonoid, tanin, dan phenolic, yang dapat menyembuhkan tumor ganas.
Kandungan tersebut juga sudah dibuktikan dari hasil laboratorium di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. " Kandungan dalam akar bajakah tersebut membuktikan bahwa akar bajakah ini dapat menyembuhkan kanker payudara," kata dia.
Mereka menemukan akar bajakah ketika ada nenek teman Aysa yang pernah sakit kanker payudara dan sembuh. Usut punya usut, nenek tersebut rutin mengonsumsi akar bajakah.
Aysa dan teman-temannya yang tergabung dalam ekstrakulier IPA ini kemudian mencari tahu kandungan akar bajakah dan mengajukan ke laboratorium ULM Banjarmasih untuk mengetahui khasiatnya, dengan cara dibentuk seperti serbuk teh.
" Orang-orang pedalaman ini meyakinkan bahwa akar bajakah bisa menyembuhkan kanker payudara, banyak orang-orang terdahulu membuktikan," ucap dia.
Para siswa itu mengemas produk teh dan bisa dikonsumsi dengan menuangkan pada air 500 mililiter. Produk teh dari akar bajakah mereka buat secara manual dengan bantuan sinar matahari untuk proses pengeringan, selanjutnya ditumbuk manual atau diblender.
" Kami menggunakan alat manual karena belum memiliki alat," ucap gadis kelahiran 2002 itu.
Tak hanya meneliti isi kandungan akar bajakah saja, para siswa berprestasi ini menguji cobanya ke tikus putih yang terkena tumor. Hasilnya, selama dua minggu sel tumor yang ada di tikus tersebut hilang.
" Bahkan tikus tersebut dapat bertumbuh besar dan berkembang biak, sel tumor yang sebelumnya positif menjadi nol sentimeter," kata Anggina.
Sebelum meraih medali emas di Korea Selatan, Aysa dan Anggina terlebih dulu mengikuti lomba tingkat nasional pada ajang Youth National Science Fair 2019 (YNSF) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Bandung. Pemenang dari kejuaraan ini berhak mewakili Indonesia di World Invention Creativity (WICO) di Seoul, Korea Selatan.
Kedua siswi cantik ini berharap, penelitiannya ini dapat dikembangkan dan bisa menjadi obat bagi penderita kanker payudara.
" Kami inginnya penemuan ini dikembangkan dan bisa diketahui masyarakat luas," ujar Anggina.
(Sumber: kaltengpos.co)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya