Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Santri SMA Ar Rohmah Putri Sedang Menghafal Alquran (istimewa)
Dream - Siswi SMA Ar Rohmah Putri Boarding School Malang, Bey Fitria Salsabila, seolah ingin menepis anggapan masyarakat tentang sulitnya menghafal Alquran. Santri peserta program Kelas Takhassus hanya membutuhkan waktu 4,5 bulan untuk menghafal Alquran genap 30 juz.
Di antara para santri yang mengikuti program tersebut, Fitria adalah yang tercepat menuntaskan hafalan Alquran. Padahal, target yang ditetapkan bagi setiap santri adalah 8 bulan.
" Tekadnya menjadi seorang hafizah sangat kuat," ujar penanggung jawab program 'Kelas Takhassus' SMA Ar Rohmah Putri Malang, Abidatul Muthi'ah.
Abidatul mengatakan Fitria memang santri yang tekun dan sabar. Motivasinya untuk bisa hafal Alquran sangat tinggi.
Menurut dia, santri asal Surabaya itu memang sudah berazam menuntaskan hafalan Alquran dalam waktu singkat. Fitria memegang prinsip lebih baik berpayah-payah di awal daripada di akhir.
Tetapi, proses penghafal yang dijalani Fitria tidaklah mudah. Banyak rintangan dan halangan yang harus dihadapi.
Menurut Abidatul, Fitria yang berusia 15 tahun bisa menghafal lebih dari 4 juz dalam satu bulan. Untuk menjaga hafalan, Fitria selalu menghindari kegiatan yang bisa merusak hafalannya.
Wakil Kepala Madrasah Diniyah Ar Rohmah Putri, Utifah, mengatakan 'Kelas Takhassus' merupakan program yang ditempuh tiap santri selama empat tahun. Di tahun pertama, para santri fokus untuk menghafal Alquran.
Tidak ada pelajaran apapun di tahun pertama, baik akademik maupun diniyah. Mata pelajaran yang didapatkan para santri seluruhnya terkait Alquran dan adab.
Baru di tahun kedua, para santri mendapatkan materi akademik maupun diniyah dan konsentrasi masuk IPA atau IPS. Mulai tahun kedua para santri fokus muraja'ah dan memperoleh sanad hafalan di tahun keempat
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya