Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Puing Hercules Di Medan. (Antara Foto)
Dream - Pesawat Hercules milik TNI AU yang jatuh di Medan, Sumatera Utara, hari ini, lokasinya berdekatan dari tempat jatuhnya pesawat Mandala Airlines pada 5 September 2005.
Kedua pesawat nahas itu jatuh di kawasan yang sama yakni, Padang Bulan. Lokasi itu tak jauh dari Bandara Polonia, berjarak sekitar 100 meter. Jatuhnya kedua pesawat juga sama-sama menimpa bangunan dan menyebabkan jatuhnya korban lebih banyak.
Diketahui, Mandala Airlines berjenis Boeing 737-200 buatan tahun 1981 bernomor penerbangan RI-091 yang membawa 112 penumpang dan lima awak pesawat, jatuh dan meledak di kawasan Padang Bulan, Kota Medan. Mandala Airlines itu jatuh usai lepas landas dari Bandar Udara Polonia. Pesawat itu rencananya akan bertolak ke Jakarta via Padang.
Di antara penumpang yang tewas itu yakni Gubernur Sumut Tengku Rizal Nurdin dan dua anggota DPD Sumut Raja Inal Siregar dan Abdul Halim Harahap.
Dan hari ini, pesawat Hercules A1310 milik TNI AU jatuh di kawasan serupa. Tepatnya Jalan Jamin Ginting, juga di Padang Bulan. Jalan Jamin Ginting berada di ujung landas pacu Bandara Polonia Medan.
Pesawat yang diterbangkan pilot Kapten Pnb Sandi Permana, jatuh dan meledak di pemukiman warga, sesaat lepas landas dari Lanud Suwondo (Polonia) menuju Tanjung Pinang.
Pesawat buatan Amerika Serikat tahun 1964 itu membawa 101 penumpang dan 12 awak. Hingga kini sudah 49 jenazah berhasil dievakuasi dan 23 sudah terindetifikasi (dikenali).
"Proses evakuasi terus berlangsung. Kita masih berusaha mengangkat bangkai pesawat dan reruntuhan bangunan. Mudah-mudahan bangkai pesawat cepat diangkat sehingga para mayat cepat dievakuasi ke rumah sakit," ujar Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Madya TNI Agus Supriatna di lokasi kejadian.
Apakah kawasan Padang Bulan menjadi lokasi 'keramat' pesawat terbang? Semoga tidak. (Ism)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?