Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Pesawat tempur F-16 TS-1643 TNI AU yang dikendalikan Letkol Pnb Firman Dwi Cahyono terbakar setelah mengalami gagal terbang. Diduga, hal ini disebabkan tidak bekerjanya sistem hidrolik dan kelistrikan dengan baik.
"Pesawat F-16 TS-1643 tadi pagi mengalami kecelakaan. Terbakarnya pesawat karena adanya malfunction (gagal bekerja) pada bagian hidrolik dan sistem kelistrikan. Tapi masih kita cari tahu penyebabnya," terang Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Agus Supriyatna dalam konferensi pers di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Kamis, 16 April 2015.
Agus mengatakan insiden ini bermula ketika Firman mencoba lepas landas atau take off. Tetapi, tanda bahaya pada kokpit tiba-tiba menyala.
Firman seketika membuat manuver berbelok dengan menukik sebelum sampai di ujung landasan. Manuver ini dilakukan lantaran posisi pesawat sudah dekat dengan pemukiman penduduk.
"Pilot sudah melakukan langkah terbaik dengan bermanuver berputar arah balik agar tidak menerobos pembatas landasan yang sudah berdekatan dengan pemukiman warga," kata Agus.
Manuver tersebut menyebabkan roda sisi kiri lepas. Alhasil, bodi pesawat terseret dan menimbulkan percikan api karena bergesekan dengan landasan.
Percikan api kemudian menyebar ke bagian bodi pesawat yang lain. "Kondisi pesawat full bahan bakar sehingga api cepat membesar," ucapnya
Meski demikian, Agus mengakui pesawat yang didatangkan dari Amerika Serikat dengan sistem hibah ini memang tidak dilengkapi rem parasut. Padahal, rem semacam itu dapat mengurangi kecepatan dengan maksimal.
"Pesawat ini tidak dilengkapi drag suit (rem parasut). Ini satu evaluasi dari kita. Rencana drag suit akan dipasang bulan ini atau bulan depan," tambah Agus.
Sementara terkait kondisi pilot, Agus mengatakan Firman tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan dara (RSPAU) Halim Perdanakusuma. Menurut dia, Firman tidak mengalami luka yang begitu serius.
"Pilot hanya mengalami luka bakar 11 persen di bagian lengan kanan dan punggung. Jadi selamat walafiat," katanya.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal