Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Niat untuk memperkenalkan superhero muslim lewat `The 99` yang dirancang Nayef Al-Mutawa ternyata tak sepenuhnya disambut baik. Sekelompok pemberontak dari Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) dilaporkan telah menyerukan pembunuhan terhadap pencipta serial komik Islam tersebut.
Dalam serangkaian posting Twitter yang ditulis dalam bahasa Arab dan dikutip oleh Kuwait Times, ISIL menuding komik superhero itu telah menghujat Islam karena meniru 99 nama Allah.
Serial ini diciptakan pada tahun 2007 oleh psikiater berkebangsaan Kuwait Dr Nayef Al Mutawa, yang sekarang tinggal di Amerika Serikat.
" Tidak ada kebaikan dalam diri kita jika ia tetap hidup selama lebih dari tiga hari," seru posting kedua. Sementara yang lain mengatakan, " Siapa yang bisa membunuh Nayef Al-Mutawa yang mengolok-olok nama Allah."
Al Qaeda juga dilaporkan mendukung upaya untuk membunuh Al-Mutawa ini, meski kedua kelompok ini saling berseberangan satu sama lain.
Menanggapi ancaman tersebut, Al Mutawa menjawab, profesinya selama ini telah memuliakan Islam dari AS ke China selama sepuluh tahun terakhir. " Saya benar-benar tidak percaya pada ISIL dan Qaeda. Saya tidak peduli tentang mereka," ujarnya seperti dikutip dari laman Arabianbusiness, Sabtu, 5 Juli 2014.
Dalam wawancaranya melalui telepon dengan harian Kuwait berbahasa Arab Al Watan, Al Mutawa mengatakan tengah berencana menuntut secara hukum para pemilik akun Twitter yang memposting tentang panggilan untuk membunuhnya.
Al-Mutawa membela karya komik superhero serialnya, The 99, sebagai karya seni kemanusiaan. Dirinya juga telah menerima izin dari para ulama, yang mengatakan bahwa komik ciptaannya itu tidak menghina Allah atau Islam, Kuwait Times melaporkan.
" Saya tidak akan melanjutkan komik tersebut jika dianggap menyinggung agama saya sendiri," cetus Al-Mutawa. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya