Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pedagang Tasbih
Dream - Memiliki gairah hidup untuk seni dan kerajinan, Somaiya Nabil, 28 tahun, sering membuat gelang dan kalung untuk diberikan sebagai hadiah kepada teman dan kerabat. Saat berada di Dubai, Nabil tertarik dengan banyaknya perhiasan kristal yang memancing munculnya ide pembuatan tasbih cantik.
" Saya berada di Dragon Mart di Dubai dan saya melihat banyak toko yang menjual perhiasan kristal dan saya berpikir untuk menciptakan desain saya sendiri," kata wanita blasteran Suriah-Amerika Serikat di Abu Dhabi ini.
Di bulan Ramadan ini, Nabil pun berencana memproduksi tasbih dalam berbagai bentuk dan gaya, menggunakan kristal Swarovski.
" Saya ingin menciptakan sesuatu bertema Islam untuk mencocokkan suasana spiritual dan ibadah Bulan Suci," katanya seperti dikutip Dream.co.id dari laman thenational.ae, Minggu, 29 Juni 2014.
Menurut Nabil, Ramadan adalah bulan kedermawanan. Orang-orang selalu mencari barang untuk hadiah. Setiap perbuatan baik yang dilakukan dalam bulan ini akan memiliki nilai dua kali lipat.
Tasbih pertama kali muncul di India pada abad kedua penyebaran Islam. Biasanya tasbih digunakan setelah melakukan shalat atau saat membaca wirid. Tasbih biasanya mempunyai kepala dan tanda berupa rumbai di ujung lainnya sebagai penanda akhir bacaan.
" Ketika saya memberikan tasbih sebagai hadiah, mungkin akan mendorong orang untuk mengingat Allah," kata PR sebuah perusahaan multimedia ini.
Ukuran tasbih buatan Nabil bervariasi, tergantung dari jumlah manik-maniknya, antara 33 hingga 100 manik-manik yang terbuat dari kaca.
Menurut Nabil, membuat tasbih sebenarnya mudah. Asal dipelajari dengan tekun. Bahkan jika sudah mahir dan menghasilkan tasbih yang indah, bisa menjadi ladang bisnis baru.
" Saya melakukan ini untuk mendorong orang melakukan hal-hal kecil tapi bermanfaat bagi orang lain. Selain itu, juga bertindak sebagai jalur bagi orang-orang yang ingin berbagi di bidang sosial sekaligus beramal," katanya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya