Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
The Dubai Mall (www.mid-east.info)
Dream - The Dubai Mall membuat para pengunjungnya geger. Sebab, pusat perbelanjaan supermegah itu baru saja kedatangan penghuni baru. Bukan saudagar, bukan pula pesohor dunia. Yang datang itu adalah dua ekor buaya raksasa.
Ya, Selasa yang lalu, mal yang termashyur ini baru saja mendatangkan sepasang buaya air asin berukuran besar dari Australia untuk ditempatkan di the Dubai Aquarium and Underwater Zoo yang berada di pusat belanja itu. Pengelola mal ingin mendidik pengunjung tentang pentingnya melestarikan spesies tersebut.
Dilansir laman Gulf News, Rabu 18 Juni 2014, buaya jantan yang didatangkan diberi nama King Corc. Usianya sekitar 40 tahun, bobotnya 750 kilogram. Buaya sepanjang lima meter ini menjadi salah satu buaya tangkapan yang paling besar.
Sementara pasangannya bernama Queen Croc. Usianya sekitar 20 tahun dengan bobot 186 kilogram. Panjang buaya betina itu tiga meter. Kedua buaya ini diperkirakan masih bisa tumbuh lebih besar dari ukuran saat ini.
King Croc dan pasangannya akan bergabung dengan ribuan binatang yang sudah dahulu menghuni Aquarium dan Kebun Binatang Bawah Air Dubai. Setidaknya ada 300 spesies berbeda yang sudah menghuni kebun binatang itu. Kedua buaya itu akan diperkenalkan sebagai upaya pendidikan sebagaimana izin dari Kementerian Pendidikan Uni Emirat Arab.
Namun, kehadiran dua buaya ini mendapat tanggapan beragam dari para pengunjung. " Saya pikir sangat menyenangkan melihatnya. Tidak ada mal di dunia ini yang memiliki buaya," tutur Aya Hamam, pengunjung asal Lebanon.
Ada yang mendukung, banyak pula yang menentang. Faktor keamanan menjadi pertimbangan bagi pengunjung yang keberatan dengan kehadiran dua buaya jumbo ini.
" Pendidikan tentang binatang untuk masyarakat memang penting, tapi tidka dengan cara seperti ini. Secara pribadi berpikir kebun binatang di mal itu berlebihan," tutur pengunjung mal asal Mesir, Nervana Hesham.
Pengunjung lainnya, Alyn Baratita, juga keberatan dengan penempatan buaya-buaya itu. Dia mengaku akan berpikir dua kali untuk mengajak kedua anaknya ke mal ini. " Saya tidak berpikir ini bagus untuk lingkungan. Binatang yang ditangkap itu untuk kebun binatang, bukan mal," ujar dia.
" Saya hanya berpikir ini sangat menakutkan, apalagi sejak aquarium bocor setelah retak pada panel akrilik beberapa waktu yang lalu," tambah Baratita. Aquarium itu memang pernah retak pada Februari empat tahun silam.
Di tengah kekhawatiran pengunjung, pengelola kebun binatang bawah air itu menjamin kehadiran buaya-buaya itu tak akan membahayakan. Mereka menjamin 100 persen keamanan para pengunjung.
" Keamanan buaya dan kita menjadi prioritas utama. Banyak petugas yang bekerja di sekitar elemen keselamatan," tutur Kepala Kurator fasilitas kebun binatang, Paul Hamilton.
Menurut dia, kaca akrilik setebal 50 milimeter yang dipasang pada aquarium itu cukup aman. Apalagi para insinyur telah melakukan serangkaian tes untuk memastikan keamanan. " Ini cukup kuat. Tentu saja akrilik terbaik di dunia terpasang di sini," tambah Hamilton.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan