Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ketua MUI Kota Tangerang KH Ghozali Barmawi (Foto: Instagram @muikotangerang)
Dream - Kabar duka kembali menyelimuti Indonesia. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, Banten, KH Ghozali Barmawi, meninggal dunia pada Jumat, 9 Juli 2021.
Anggota Dewan Pertimbangan MUI Kota Tangerang, Baijuri Chotib, mengatakan Kiai Ghozali sempat menjalani perawatan intensif akibat tertular Covid-19 di Rumah Sakit Bhakti Asih Ciledug. Masa perawatan lebih dari sepekan.
" Baru terima kabar dari keluarga Almarhum," ujar Baijuri.
Baijuri menjelaskan Kiai Ghozali diketahui memiliki riwayat komorbid. Di antaranya sakit lambung dan asam urat yang memperburuk kondisinya ketika tertular Covid-19.
" Dari keterangan rumah sakit statusnya itu (lambung dan asam urat) penyerta, positif juga," kata dia.
Dari informasi yang dia terima, Kiai Ghozali dimakamkan di TPU Selapajang. Prosesi pemakaman hanya akan diikuti oleh keluarga inti.
Baijuri merasa sangat kehilangan sosok Kiai Ghozali. Semasa hidup, Kiai Ghozali dikenal aktif dalam di berbagai forum.
" Pastinya sangat kehilangan, Beliau itu banyak pengalaman di organisasi, pemerintahan, ilmu agamanya juga sangat mumpuni," kata Baijuri, dikutip dari Liputan6.com.
Dream - Kabar duka datang dari dunia medis. Ketua Uji Klinis Bio Farma untuk Vaksin Sinovac, Novilia Sjafri Bachtiar, meninggal dunia pada Rabu, 7 Juli 2021.
Kabar ini disampaikan Bio Farma lewat unggahan di media sosial. Pengumuman serupa juga disampaikan oleh kampus tempat mendiang mengabdi, Universitas Padjadjaran.
" Segenap keluarga besar Bio Farma berduka cita atas meninggalnya Dr Novilia Sjafri Bachtiar, dr., M.Kes. Semoga Almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT," demikian pernyataan Bio Farma.
Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, mengonfirmasi kabar meninggalnya Novilia. Menurut dia, Novilia meninggal karena Covid-19.
" Beliau terpapar Covid-19 dan meninggal tadi dini hari pukul 2.05 WIB di RS Santosa. Menurut info dari Fakultas Farmasi, beliau sudah dimakamkan di Cimahi, dekat kediamannya dengan protokol Covid-19," kata Dandi
Sebelum meninggal, Novilia menjabat sebagai Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis Bio Farma. Dia bergabung dengan perusahaan BUMN bidang farmasi tersebut pada 2001 setelah lulus dari bidang kedokteran.
Meski basis keilmuannya adalah kedokteran, Novilia sangat tertarik menggeluti bidang vaksinologi dan uji klinis. Dia dikenal sebagai perintis bagian Evaluasi Produk pada Bio Farma yang kemudian berganti nama menjadi Uji Klinis.
Bagian ini dibentuk ketika Bio Farma mulai memproduksi berbagai vaksin. Sedangkan tugas bagian ini yaitu melakukan uji klinis terhadap calon vaksin yang diproduksi Bio Farma, dikutip dari Liputan6.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya