Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Umat Islam Sholat Di Depan Pintu Masuk Ke Masjidil Aqsa Yang Dijaga Ketat Militer Israel (aljaeera.
Dream - Otoritas Israel sempat menutup akses masuk ke Masjidil Aqsa pada Jumat pekan lalu. Penyebabnya, terjadi konfrontasi yang menyebabkan dua polisi Israel mati tertembak.
Penutupan itu menyebabkan para jemaah Muslim tidak bisa melaksanakan sholat Jumat maupun ibadah-ibadah lainnya. Hal ini baru pertama kali terjadi dalam kurun waktu 48 tahun terakhir sejak Israel menduduki Kota Suci Yerusalem.
Setelah dua hari ditutup, Israel kembali membuka akses masuk ke Masjidil Aqsa pada Minggu waktu setempat secara bertahap. Meski demikian, Israel menetapkan standar keamanan baru yang lebih ketat bagi pengunjung, seperti pemasangan mesin pindai (X-Ray) dan kamera pemantau (CCTV).
Hal ini ditentang keras oleh otoritas Islam yang mengelola situs Masjidil Aqsa. Ketentuan itu dinilai bertentangan dengan resolusi internasional.
" Penutupan komplek Masjidil Aqsa, pendudukan itu sendiri dan pelarangan azan adalah tidak adil dan melanggar resolusi yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan perjanjian internasional," ujar kepala pengelola Masjidil Aqsa, Omar Kiswani, dikutip dari Aljazeera, Senin, 17 Juli 2017.
" Kami mendesak Pemerintah Israel untuk bertanggung jawab atas perubahan yang telah mereka lakukan di Masjidil Aqsa dan mengambil alih masjid itu dari kami. Kami akan tetap berada di luar masjid hingga kami meraih kembali hak kami," ucap Kiswani melanjutkan.
Umat Islam Palestina menggelar sholat jemaah di depan Lions' Gate, pintu gerbang untuk masuk ke komplek Masjidil Aqsa sebagai bentuk protes atas aturan yang ditetapkan Israel.
Beberapa wanita menangis dan menjerit karena tidak diperbolehkan masuk ke salah satu situs suci bagi umat Islam tersebut.
" Apa yang terjadi tidak bisa dibenarkan," ujar Abu Mohammed yang bekerja di klinik kecil di dalam komplek tersebut. " Ini adalah masjid kami dan kami menolak masuk lewat pintu pemeriksaan elektronik," lanjut Abu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menetapkan adanya pengamanan yang lebih ketat di Masjidil Aqsa usai insiden Jumat lalu. Dia menegaskan pengamanan harus dijalankan lebih ketat untuk mengendalikan situasi. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya