JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Masjid Ibrahimi (www.katieduffus.wordpress.com)
Dream - Kekerasan Israel terhadap warga Palestina tak hanya terjadi di Jalur Gaza. Pemerintah zionis juga bertindak sewenang-wenang kepada kaum muslim di Hebron, wilayah lain di Palestina.
Dikutip Dream dari laman Maan News, Selasa 26 Agustus 2014, pada hari Minggu pekan lalu Israel menutup paksa Masjid Ibrahimi. Tempat ibadah kaum muslim ini dipaksa tak melakukan aktivitas karena saat itu menjelang hari besar umat Yahudi.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Minggu, Kementerian Wakaf Palestina menuliskan bahwa kepala penjaga Masjid Ibrahumi menyatakan tempat ibadah itu benar-benar ditutup bagi penduduk yang akan melaksanakan aktivitas agama dan lainnya. Sebab, penduduk Yahudi akan melaksanakan ritual agama dalam rangka menyambut awal bulan Ibrani, Elul.
Hebron memang menjadi salah satu wilayah yang kerap mengalami ketegangan karena tedapat sekitar 500 warga Israel di Kota Tua. Kebanyakan warga Israel itu secara ilegal menghuni rumah-rumah penduduk asli Palestina. Mereka menempati rumah-rumah itu setelah para penduduk asli diusir. Warga Israel bisa hidup aman di rumah rampasan itu karena dilindungi oleh tentara.
Bukan kali ini saja Israel melakukan pelarangan di Masjid Ibrahimi. Tepat dua puluh tahun silam, pasukan Zionis menembaki umat Muslim yang tengah berdoa di dalam masjid. Saat itu, 29 orang dilaporkan tewas, 100 lainnya mengalami luka-luka.
Pada 1997, sebuah kesepakatan membagi Hebron menjadi dua wilayah, yang masing-masing dikuasai Palestina dan Israel. Zona H2 dikontrol oleh Israel, termasuk Kota Tua, yang menjadi lokasi berdiri Masjid Ibrahimi. Lebih dari 500 ribu warga Israel menduduki Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Palestina menyebut pendudukan ini melanggar hukum internasional.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
