Istri Muda yang Bunuh Suami dan Anak Tiri di Sukabumi Terancam Hukuman Mati

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 29 Agustus 2019 14:20
Istri Muda yang Bunuh Suami dan Anak Tiri di Sukabumi Terancam Hukuman Mati
Polisi terus mendalami kasus ini.

Dream - Aulia Kesuma, wanita yang membunuh suami dan anak tirinya serta membakar jasad mereka di mobil terancam hukuman mati. Polisi sampai saat ini masih terus mencari alat bukti untuk memperkuat peran Aulia dalam kasus tersebut. 

Bersama KV, Aulia Kesuma (AK) tega menghabisi nyawa suaminya, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan anak tirinya, M. Adi Pradana. Aksi mereka dilakukan di Cidahu, Sukabumi.

" Ya kalau sudah terbukti kami kenakan Pasal 338 dan 340 KUHP," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono  di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu 29 Agustus 2019.

Selain Aulia da KV, Argo mengatakan, polisi telah menangkap dua tersangka dalam kasus ini yakni A dan S. Tersangka AK saat ini masih ditahan di Mapolres Sukabumi, Jawa Barat. Adapun, A dan S ditahan di Mapolda Metro Jaya.

Sementara, KV dirawat di rumah sakit karena menderita luka bakar ketika membakar jasad Pupung dan Pradana.

Untuk pendalaman penyidik, penyidik Polda Metro Jaya masih menunggu pelimpahan penahanan AK dari Polres Sukabumi.

" Kami masih menunggu tersangka yang dari Sukabumi, kami sudah komunikasi kan nanti akan dilimpahkan ke Jakarta," kata dia.

1 dari 7 halaman

Fakta di Balik Istri Bunuh Suami dan Anak Tiri di Sukabumi

Dream - Warga Kampung Bondol, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat digegerkan dengan temuan dua mayat yang terbakar di dalam mobil Toyota Cayla, dengan nomor polisi B 2983 SZH.

Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi mengatakan, kedua mayat yang terbakar itu bernama Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan anaknya, Pradana.

Setelah polisi melakukan penyelidikan, terdapat beberapa fakta mengejutkan terkait temuan mayat terbakar dalam mobil. Berikut di antara fakta pembunuhan tersebut,

 

2 dari 7 halaman

Otak Pembunuhan

Otak Pembunuhan

Polisi mengungkap, otak pembunuhan kasus ini tak lain istri dari Pupung berinisia AK.

" Tersangka utama kasus pembunuhan dua pria yang jasanya hangus adalah istri dan ibu tiri korban," ujar Nasriadi.

Suruh Orang Lain untuk Membunuh

Untuk menghabisi nyawa suami dan anak tirinya, AK menyuruh orang lain. Pembunuh bayaran itu terlebih dahulu mengulik kedua korban CDI runahnya di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

3 dari 7 halaman

Ada Sosok Istri

Dibunuh Dalam Mobil

Dalam perjalanan penculikan itu, nyawa kedua korban kemudian dihabisi di dalam mobil.

Mayat Korban Diserahkan di ke Istri

Setelah dibunuh, pembunuhan bayaran menyerahkan dua korban ke AK, dengan bertemu di SPBU Cirendeu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

AK kemudian menyuruh anaknya, KV membeli bensin yang akan digunakan untuk membakar jasad kedua korban.

 

4 dari 7 halaman

Kekasih Korban Shock

Instagram Korban Banjir Ucapan Duka

Instagram milik Pradana dibanjiri ucapan duka. Warganet mengutuk tindakan sang pelaku dan otak pembunuhan tersebut.

Unggahan terakhir Pradana bersama sang kekasih Elvira.

 

Pradana, pemuda yang jadi korban pembunuhan di Cianjur© Instagram

Pradana, pemuda yang jadi korban pembunuhan di Sukabumi

Sang Kekasih Terkejut

Elvira, kekasih Pradana, sempat menghubungi beberapa kali. Sampai akhirnya dia mengira Pradana menjadi korban kebakaran di rumahnya.

" Tapi, nyatanya hari ini aku dapat kabar kamu malah ngalamin kasus kaya gini. Aku nggak nangis, bukan karena aku nggak sayang, tapi aku bahkan masih shock banget antara percaya nggak percaya," tulis dia.

Sumber: Merdeka.com

5 dari 7 halaman

Terbongkar! Hubungan KV dan Aulia Kesuma yang Bunuh Suami-Anak Tiri di Sukabumi

Dream - Kasus pembunuhan yang dialami Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan anak tirinya, M Adi Pradana, perlahan terungkap jejaknya.

Tapi, kasus itu masih menuai kesimpang-siuran informasi. Salah satunya mengenai hubungan AK, istri muda Edi, dengan KV.

Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi sempat menyebut sosok KV sebagai anak AK. Jawaban itu muncul untuk menanggapi perbedaan umur KV dan AK yang selisih 10 tahun.

" Ya hubungan AK dan KV adalah keluarga, ibu-anak. Ternyata umur tersangka itu 45 tahun, dia kelahiran 1974. Ada kesalahan pas pendataan (di dokumen pribadi AK)," kata Nasriadi saat dihubungi Merdeka.com, Rabu, 28 Agustus 2019.

6 dari 7 halaman

Anak atau Keponakan Aulia Kesuma?

Tapi, polisi terus mendalami kebenaran sosok KV dan hubungannya dengan AK. Kebohongan AK pun terungkap. Ternyata KV bukan anaknya.

" Adik tiri dari Aulia. Dari awal nikah, dibawa tinggal di rumah korban (Edi Chandra)," kata Nasriadi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan hubungan AK dan KV.

" Ada temen-temen (awak media) bertanya tersangka AK ini, ada yang bertanya kenapa umurnya terpaut 10 tahun. Jadi itu bukan anaknya, tapi itu tantenya bukan anaknya," kata Argo saat dikonfirmasi, Kamis, 29 Agustus 2019.

Meski demikian, polisi masih terus mendalami hubungan AK dan KV ini.

7 dari 7 halaman

Tunggu Pelaku Sembuh dari Luka Bakar

Saat ini , KV masih dirawat di rumah sakit Pertamina Jakarta karena mengalami luka bakar saat membakar mobil berisi jenazah Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana als Dana (23) di kawasan Cidahu, Sukabumi.

" Sedang didalami (dan dimintai keterangan). Sekarang (KV) masih di rumah sakit. Sedang ditungguin sama anggota kita," ujar Rudy.

" Kita dalami itu. Memang selisih umurnya dekat. (Bisa jadi) kemungkinan anak angkatnya, kita lihat hasil pemeriksaan," ia melanjutkan.

Beri Komentar