Evakuasi Warga Korban Banjir Madiun (Liputan6.com)
Dream - Sejumlah kawasan di Indonesia mengalami bencana alam dalam kurun waktu belakangan. Ini terjadi sebagai dampak aktivitas badai Madden Julian Oscillation (MJO) di Samudera Hindia yang memicu peningkatan curah hujan.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugrono, mengatakan Jawa Timur menjadi provinsi yang terkena dampak paling parah.
Sedikitnya ada 15 kabupaten terendam banjir. Curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah sungai meluap.
" Data sementara, banjir menyebab lebih dari 12.495 KK terdampak. Sebagian masyarakat mengungsi ke tempat yang lebih aman," ujar Sutopo dalam keterangan tertulisnya.
Sebanyak 15 kabupaten yang mengalami banjir itu yakni Madiun, Ngawi, Magetan, Nganjuk, Kediri, Blitar, Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Sidoarjo, Bojonegoro, Tuban, Probolinggo, Gresik, Lamongan, dan Madiun menjadi daerah terdampak paling parah.
Sutopo mengatakan tim SAR gabungan juga saat ini masih melakukan penanganan darurat seperti mengevakuasi warga, menyalurkan makanan dan mendirikan tenda pengungsian.
Diperkirakan, curah hujan tinggi masih akan terjadi hingga satu pekan ke depan di Jawa, Bali, NTB, NTT Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua dan Papua Barat.
" Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi banjir, longsor dan puting beliung," kata Sutopo.(Sah)
Advertisement
5 Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari di Bidang Sustainability

Menunggu Nasi Goreng Megawati, Pertemuan Prabowo Belum Usai

IHSG Rebound di Penutupan Sesi I, Indeks Bluechips Terpeleset

Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?


Manusia Sudah Ada di Bumi Sejak Kapan? Jawabannya Bisa 315 Ribu hingga 7 Juta Tahun

Kanker Prostat Sering Tak Bergejala, Bagaimana Cara Mendeteksinya Sejak Dini?


IHSG Rebound di Penutupan Sesi I, Indeks Bluechips Terpeleset

5 Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari di Bidang Sustainability


IHSG Rebound di Penutupan Sesi I, Indeks Bluechips Terpeleset