`Saat Jokowi Ngotot ke Zona Merah...`

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 5 Desember 2018 12:29
`Saat Jokowi Ngotot ke Zona Merah...`
Jokowi pernah ngotot ke Nduga, Papua, lokasi yang kini menjadi pembunuhan 31 pegawai Istaka Karya. Tetapi, keinginan Jokowi sempat dicegah Kapolri dan Panglima.

Dream - Penembakan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, menjadi perhatian serius. Dilaporkan sebanyak 31 pekerja proyek pembangunan jembatan TransPapua tewas akibat penembakan kelompok separatis, Selasa, 4 Desember 2018.

TNI menyebut Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang melakukan penyerangan adalah kelompok Egianus Kogoya. 

Presiden langsung memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengecek peristiwa tersebut.

" Ini kejadiannya di Kabupaten Nduga, di kabupaten yang dulu memang warnanya merah. Saya pernah ke sana," ujar Jokowi usai membuka Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2018), seperti dilansir Liputan6.com.

Berikut beberapa fakta di seputar kawasan `Zona Merah` itu: 

1. Jokowi Ngotot ke Nduga

Presiden Joko Widodo pernah sekali waktu menyebut keinginannya mengunjungi Nduga, Papua. Keinginan itu muncul saat Jokowi bertemu para mahasiswa di Selandia Baru, Maret 2018.

" Saat saya di Papua, saya ingin sekali ke kabupaten yang namanya Nduga," ujar Jokowi.

 

 Jokowi Ngetrail di Jalan Trans Papua

Presiden Jokowi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan KSAD Jenderal TNI Mulyono mengendarai motor trail saat meninjau pembangunan jalan Trans Papua ruas Wamena-Mamugu 1, Papua, Rabu (10/5).

(Dok. Biro Pers)

 

Keinginannya ke lokasi itu karena ada informasi yang akan membuat Jokowi terkejut saat berkunjung ke sana. Tetapi, keinginan Jokowi ke Nduga itu sempat dihalangi Kapolri dan Panglima TNI saat itu.

" Saya tidak diperbolehkan. Bapak jangan ke sana karena daerah berbahaya, daerah paling rawan," kata Jokowi menirukan ucapan Panglima.

Tetapi, Jokowi ngotot ke lokasi. Dia tidak mau tahu dengan kondisi keamanan yang terjadi di Nduga tersebut.

" Saya nggak mau tahu. Saya perintah ke Panglima dan Kapolri saya nggak mau tahu, pokoknya saya 2 hari lagi akan ke Nduga," ujar dia.

2 dari 4 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
Persija Juara, Jakmania Berpesta di Bundaran HI