Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jokowi-Ma'ruf Amin (Liputan6.com)
Dream - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, menjamin kinerja para menteri di kabinetnya tidak memiliki kepentingan. Pernyataan itu disampaikan untuk menanggapi pertanyaan Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.
" Pertama, akan saya mulai dari saya, saya tidak punya beban masa lalu, tidak ada kepentingan yang kami angkat," ujar Jokowi dalam sesi tanya jawab dalam Debat Capres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis 17 Januari 2019.
Jokowi mengatakan, apabila Prabowo memiliki bukti kuat terkait pejabat yang memiliki kepentingan sendiri untuk melapor ke polisi dan kejaksaan. " Kami, pemerintah inginnya simpel dan sederhana," kata Jokowi.
Mantan walikota Solo ini memberikan contoh dengan sistem perizinan online atau Online Single Submission. Sistem ini diklaim efektif memangkas jalur perizinan.
" Dulu kalau mengurus izin butuh bertahun-tahun, Pak Prabowo dan Pak Sandi sebagai pengusaha, datang ke Online Single Submission, tunggu dua jam izin sudah keluar," kata Jokowi.
Mendapat tanggapan tersebut, Prabowo mengatakan menjumpai menteri yang saling berseberangan. Dia mencontohkan kasus impor besar.
" Pejabat yang bapak angkat Buwas (Budi Waseso, Direktur Bulog) bilang cukup. Menpan cukup, Mendag mengizinkan. Ini membingungkan," ucap Jokowi.
Jokowi pun menganggap perbedaan yang ada di antara para menteri Kabinet Kerja adalah dinamika yang biasa. Tetapi, jika sudah diputuskan, maka tidak ada yang beda suara.
" Kalau semua menteri sama malah nggak bagus," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya