Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo Saat Menghadiri Pembukaan IdeFest Di Jakarta (Foto: Setkab)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkaget dengan aksi anak-anak muda yang mengikuti IdeaFest 2018 yang digelar Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta. Melihat kemajuan itu, Jokowi menitipkan kemajuan Indonesia ke anak-anak muda itu.
" Kita jangan ketinggalan, kita jangan ditinggal," kata Jokowi, dikutip dari laman Setkab, Jumat, 26 Oktober 2018.
Jokowi mengatakan, selalu ingin belajar. Tapi, kecepatan perubahan membuatnya merasa keteteran.
" Saya baru belajar Internet of Things, keluar artificial intelligence, keluar virtual reality, keluar lagi Bitcoin, keluar lagi cryptocurrency. Cepat sekali, big data, semuanya begitu sangat cepatnya perubahan-perubahan itu hadir ke tengah-tengah kita, advance robotic, Elon Musk," ujar dia.
Jokowi memaparkan, saat empat hingga lima tahun ini Indonesia telah memiliki empat unicorn. Dia berharap, Indonesia dapat memiliki lebih dari empat unicorn.

Jokowi meyakini, IdeaFest dapat menjadi forum inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. " Saya tahu, saya merasakan bahwa di hadapan saya ini adalah orang-orang, anak-anak muda yang akan menggerakkan itu menjadi sebuah kenyataan," ujar dia.
Meski begitu, Jokowi ingin adanya kolaborasi antara pemikir dengan kreator, dengan industri, dengan pemerintah harus satu garis. Dia beralasan kolaborasi itu harus dilakukan karena saat ini ada kekuatan-kekuatan besar eksternal.
" Sebuah bangsa yang besar saya ingin, kita semuanya ingin kita bisa memenangkan persaingan dan kompetisi itu," ucap dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya