Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wiku Adisasmito (Foto: YouTube BNBP)
Dream - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan data terkini terkait kenaikan kasus Covid-19 selama sepekan terakhir, hingga 11 Oktober 2020. Padahal, sepekan sebelumnya Satgas melaporkan adanya penurunan penambahan kasus Covid-19 sebanyak 7,4 persen.
Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan, per 11 Oktober, kasus mingguan naik sebesar 5,9 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya.
" Ini adalah hal yang harus kita hindari. Penambahan kasus positif harusnya menurun setiap minggunya," jelas Wiku dalam konferensi pers virtual, Selasa 13 Oktober 2020.
Wiku mengatakan, perlu perhatian khusus terhadap lima provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi. Jawa Tengah dan Jawa Barat sempat keluar dari daftar tersebut, namun kembali masuk pada pekan lalu.
Sementara itu, Maluku, Riau, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Aceh sebaliknya.
Sebelumnya provinsi-provinsi tersebut tercatata sebagai lima besar wilayah dengan penambahan kasus tertinggi, namun pada pekan lalu seluruhnya tidak ada dalam daftar lima besar.
Adapun 5 besar provinsi dengan penambahan jumlah kasus positif pada perioder 5 hingga 11 Oktober 2020:
Wiku mengatakan wilayah-wilayah tersebut harus melakukan evaluasi terkait penerapan protokol kesehatan agar kasus Covid-19 bisa lebih ditekan.
“ Jangan masuk 5 besar kasus positif karena ini bukanlah prestasi,” tegas Wiku.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya