Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi Kompetisi Borobudur Marathon Yang Digelar Di Magelang, Jawa Tengah. (Foto: Merdeka.com)
Dream - Gelaran Borobudur Marathon di Kabupaten Magelang rencananya akan digelar pada 27 hingga 28 November. Pelaksanaan kompetisi itu diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 60 tahun 2021 tentang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat level 4,3,2 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menjelaskan, lomba Borobudur Marathon tersebut akan digelar dengan menerapkan sistem protokol kesehatan Bubble to Bubble.
Dengan penerapan sistem tersebut semua partisipan yang berada di dalam kompetisi hanya diperbolehkan beraktivitas di hotel, tempat latihan, dan lokasi kompetisi serta transportasi yang telah disiapkan.
“ Kompetisi ini akan menerapkan sistem Bubble to Bubble. Dengan menggunakan sistem ini maka seluruh partisipan seperti peserta, official, kru media, dan staf pendukung hanyak beraktivitas di hotel, tempat latihan dan lokasi kompetisi serta transportasi yang sudah dipersiapkan,” jelas Wiku saat keterangan pers virtual yang dikutip Dream pada Selasa, 16 November 2021.

Wiku juga menjelaskan seluruh partisipan yang berada di dalam Bubble harus sudah steril. Artinya, semua pihak yang terlibat harus sudah vaksin minimal dosis pertama, memiliki hasil negative tes PCR H-2, dan menerapkan protokol kesehatan ketat. Selalu mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas kecuali untuk kompetisi dan latihan.
“ Seluruh pihak yang berada di dalam bubble ini sudah steril, yaitu sudah memperoleh vaksin dosis pertama, memiliki hasil negatif tes PCR H-2, dan juga mematuhi protokol kesehatan dengan ketat,” ucap Wiku.
Sebelum masuk lokasi kompetisi dan latihan, seluruh partisipan juga akan menggunakan PeduliLindungi untuk screening.
“ Seluruh partisipasn juga akan menggunakan PeduliLindungi untuk screening di lokasi kompetisi dan latihan,” jealsnya.
Kemudian, dalam peraturan Mendagri lewat Instruksi Mendagri (Inmendagri) No. 60 Tahun 2021 yang mulai berlaku sejak 16-29 November 2021, melarang kompetisi Borobudur Marathon ditonton langsung oleh warga dan suporter.
“ Penonton tidak diperbolehkan menonton secara langsung atau nonton bareng,” tegasnya.
Sebagai informasi, penerapan protokol kesehatan yang ketat dalam kompetisi Borobudur Marathon itu menyusul adanya perpanjangan PPKM di wilayah Jawa-Bali hingga tanggal 29 November 2021. Sedangkan untuk PPKM di luar Jawa-Bali akan berlaku sama hingga tanggal 22 november 2021, dan akan diperbarui penyesuaiannya pada 23 november mendatang.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam