Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Masjid Besar Perancis (onislam.net)
Dream - Jumlah mualaf di Perancis meningkat secara signifikan setelah tragedi penyerangan di kantor media Charlie Hebdo. Laporan yang disampaikan Imam Perancis, semakin banyak orang datang ke masjid dan mengucapkan Syahadat.
Tragedi Charlie Hebdo telah membuat perspektif negatif tentang Islam. Tetapi, di lain pihak ada sebagian orang yang justru semakin tertarik menjadi Muslim.
"Ini (tragedi Charlie Hebdo) membuat saya ingin memeluk Islam dan menunjukkan kepada semua orang bahwa Islam bukanlah seperti itu," kata seorang remaja tidak bersedia disebut namanya, setelah memeluk Islam, mengutip RTL Radio, Rabu, 18 Februari 2015.
Menurut data yang dimiliki stasiun radio tersebut, Masjid Besar Perancis telah mengeluarkan 40 sertifikat mualaf awal tahun ini. Padahal, di waktu yang sama tahun lalu, jumlah sertifikat mualaf yang dikeluarkan hanya 22 buah, 50 persen dari jumlah sekarang.
Sementara itu, persentase peningkatan jumlah mualaf tertinggi berasal dari Strasbroug dan Aubervilliers, mencapai masing-masing 30 persen. Sedangkan Lyod mengalami peningkatan jumlah mualaf mencapai 20 persen.
Peningkatan jumlah tersebut membuat para imam Masjid Besar Perancis terkejut. Sebab, jumlah tersebut belum pernah terjadi sebelumnya. Di samping itu, para mualaf tersebut memiliki latar belakang profesi mulai dari dokter, kepala sekolah, dan polisi.
Beberapa bulan lalu, tragedi Charlie Hebdo menewaskan sebanyak 17 orang korban. Para pemimpin dari negara-negara dan organisasi Islam dunia mengutuk keras penyerangan tersebut dan melarang pelaku penyerangan tersebut dikaitkan dengan Islam.
Tetapi, mendapat pembelaan tersebut, Charlie Hebdo justru membuat tindakan lebih provokatif dengan menerbitkan karikatur Nabi Muhammad. Hal itu memicu kecaman dari Muslim Perancis.
Usai tragedi tersebut, direktur di Perancis Isabelle Matic menyatakan memeluk Islam. Pernyataan tak terduga itu ia keluarkan beberapa hari setelah terjadinya serangan di kantor media Charlie Hebdo.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari