5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Kabasarnas Marsyekal Madya Muhammad Syaugi (Foto: Dream.co.id)
Dream - Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas), Marsekal Madya Muhammad Syaugi mengatakan, saat ini tim gabungan di lapangan fokus mencari korban.
" Fokus kita mencari korban. Kalau ada yang lain kita angkat," ucap di Hotel Ibis Sentral Cawang, Jakarta Timur, Senin, 5 November 2018.
Di hadapan keluarga, Syaugi menjelaskan proses pencarian korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610. Syagugi mengatakan, standar operasional prosedur (SOP) itu digunakan jikalau ada suatu kecelakaan pesawat di laut.
" Basarnas memberangkatkan empat kapal untuk menuju koordinat yang didapatkan. Kalau kita lihat jarak dari pantai atau Tanjung Pakis ini tidak jauh," ucap dia.
Syaugi menjelaskan ada tiga mekanisme yang dijalankan Basarnas dalam proses evakuasi yakni pencarian melalui udara menggunakan helikopter, penyisiran permukaan laut menggunakan kapal, dan pencarian dasar laut menggunakan alat-alat dan penyelam.
Sebelum menurunkan penyelam, kata Syaugi, Basarnas terlebih dulu menurunkan beberapa alat, salah satunya Remotely Operated Vehicles (ROV).
" Kalau penyelam saja tidak akan cepat. Kami sudah lakukan menggunakan alat canggih. Terbukti di hari pertama kita sudah menemukan korban," ujar dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?