Dream - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat tak mempermasalahkan langkah sejumlah ulama yang mengutip ayat-ayat suci Alquran saat berlangsungnya masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017. Namun MUI menolak jika kutipan ayat itu dipakai sabagai alat kampanye.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum MUI Pusat KH Ma'ruf Amin menanggapi keluhan sejumlah pihak yang menganggap para ulama menggunakan ayat Quran sebagai alat kampanye.
" Memang ada kampanye pakai ayat?" kata Ma'ruf balik bertanya di gedung MUI Pusat, Jakarta, Kamis, 13 Oktober 2016.
Ma'ruf mengatakan tidak ada masalah penggunaan ayat suci Alquran pada masa-masa kampanye. Tetapi, hal itu dilakukan bukan dalam kerangka kampanye.
Dia mencontohkan, seorang kyai yang menyampaikan ayat suci Alquran kepada muridnya. Bisa saja aktivitas tersebut terjadi di masa kampanye.
" Kalau kyai ngomong ke muridnya, ya nggak masalah," ujar dia.
Lebih jauh, Ma'ruf juga tidak mempersoalkan perbedaan pilihan kepala daerah umat Islam. Sebab, pilihan tersebut merupakan ranah pribadi pemilih.
Yang terpenting, kata dia, saat masa kampanye umat Islam dilarang menghina pasangan pemimpin yang tidak dia dukung.
" Itu (menghina) yang tidak boleh," ucap dia.(Sah)
Advertisement
Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular



10 Mitos Kesehatan yang Masih Banyak Dipercaya, Padahal Tidak Sepenuhnya Benar

Mengapa Media Sosial Bisa Membuat Anda Sedih? Ini 5 Alasannya


Elektabilitas Dedi Mulyadi di Pilpres 2029 dalam Berbagai Survei, Mengapa Bisa Kalahkan Prabowo?

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia
