Daftar Tarif Prostitusi Online Artis, Ada 45 Oknum Diduga Terlibat

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 7 Januari 2019 13:40
Daftar Tarif Prostitusi Online Artis, Ada 45 Oknum Diduga Terlibat
Polda Jatim mengantongi nama-nama artis dari daftar milik mucikari ES dan TN.

Dream - Kapolda Jawa Timur, Irjen Luki Hermawan melaporkan ada puluhan artis yang terlibat dalam prostitusi online yang digawangi muncikari berinisial ES dan TN.

" Kemarin sudah kami ambil keterangan dan tadi malam tim penyidik sudah melakukan pengembangan, bukan cuma dua tapi ada 45 oknum artis yang terlibat langsung di 2 muncikari ini dengan tugasnya masing-masing," kata Luki, dilaporkan merdeka.com, Senin, 7 Januari 2018.

Luki mengatakan, polisi juga mengantongi 100 nama model majalah pria dewasa yang terlibat dalam jaringan ES dan TN.

" Nama-nama kita sudah pegang ada 100 nama," ujar dia.

 

 

1 dari 4 halaman

Daftar Tarif Oknum Artis Prostitusi Online

Selain nama-nama model dan artis, polisi juga mendapatkan foto hingga transaksi. Dari situ polisi mengetahui tarif sekali kencan prostitusi artis tersebut berada di kisaran Rp25 juta hingga Rp100 juta.

" Untuk tarifnya cukup besar, ada yang Rp100 juta, Rp80 juta, Rp50 juta, dan yang paling kecil Rp25 juta," kata dia.

Luki menyebut, ES dan TN sudah menjalani bisnis haram itu sejak 2017. Kini polisi mengembangkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus ini.

" Hasil pengembangan, traksaksi atas prostitusi online tersebut terjadi di semaua kota. Bahkan di luar negeri juga ada," ucap dia.

(Sumber: Merdeka.com/Erwin Yohanes)

 

 

2 dari 4 halaman

Muncikari VA Diduga Pasarkan Banyak Artis

Dream - Polisi terus mendalami prostitusi online yang menyeret nama dua artis ibukota, VA dan AF. Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, AKBP Harissandi, mengatakan, sang muncikari diduga tak hanya memasarkan artis VA dan AV.

" Kami menduga ada lebih dari dua artis yang dipasarkan oleh muncikari," ujar Harissandi, dikutip dari Liputan6.com, Senin 7 Januari 2018.

Menurut Harissandi, polisi menyita sejumlah barang bukti dari tangan muncikari tersebut.

Polisi juga akan memeriksa percakapan WhatsApp (WA) serta telepon dari ponsel milik saksi. Penyidik juga akan mencari tahu informasi dari Instagram untuk memeriksa keterlibatan orang lain dalam prostitusi online ini.

" Seperti yang kami sampaikan, dugaan kami ada lebih dari dua artis. Pemeriksaan (ponsel) juga untuk mencari siapa saja artis lainnya yang terlibat," ujar dia.

 

 

3 dari 4 halaman

Jaringan Prostitusi Online

Selain mencari tahu selebritas yang terlibat, polisi juga ingin mengejar jaringan muncikari artis dan model ini.

" Saat ini masih diperiksa untuk mengetahui jaringan muncikari yang dilakukan keduanya, sedangkan dua artis juga masih menjalani pemeriksaan," ucap dia, Minggu, 6 Januari 2018.

Seperti diketahui, prostitusi online aktris dan model majalah pria dewasa itu juga menyeret seorang pengusaha. Polisi tidak menjelaskan inisial pengusaha asal Surabaya yang terlibat pemesanan.

" Pemesannya adalah seorang pengusaha," kata Harissandi. Hingga saat ini, polisi sudah menetapkan dua tersangka yang diduga sebagai mucikari. Mereka adalah ES dan TN.

Sumber: Liputan6.com/Dian Kurniawan

 

 

4 dari 4 halaman

Polisi Amankan 2 Artis FTV, Diduga Terlibat Prostitusi Online

Dream - Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Jawa Timur mengamankan dua aktris ibu kota pemeran Film Televisi (FTV) di Surabaya. Dua aktris tersebut diduga terlibat jaringan prostitusi online.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa TImur, AKBP Arman Asmara, mengatakan, prostitusi online itu terungkap usai polisi menggelar patroli siber selama sebulan terakhir.

" Saat dilakukan penggerebekkan diamankan empat orang wanita tengah melayani pelanggan pria di kamar hotel. Dua di antaranya artis dari Jakarta," kata Arman, kepada Beritajatim.com, Sabtu, 5 Januari 2019.

Arman mengatakan, dua artis FTV tersebut diduga mendapat upah puluhan juta rupiah sekali kencan. Kini dua artis FTV itu masih menjalani pemeriksaan.

Sumber: Beritajatim.com

 

Beri Komentar