Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Suporter Timnas Indonesia Memperlihatkan Poster Memprotes Ketum PSSI, Edy Rahmayadi, Saat Melawan Filipina Pada Laga Piala AFF 2018 Di SUGBK, Jakarta, Minggu (25/11). Kedua Negara Bermain Imbang 0-0. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Dream - Kapolri, Jenderal Tito Karnavian akan membentuk satuan tugas (Satgas) khusus untuk mengatasi dugaan pengaturan pertandingan atau match fixing, yang masuk dalam pengaturan skor di sepak bola Indonesia.
" Sepak bola ini adalah satu bagian dalam kehidupan bangsa dan negara. Kami harus mendukung iklim sepak bola yang sehat," kata Tito, saat di tayangan Mata Najwa, Kamis, 20 Desember 2018.
Tito melihat kasus pengaturan pertandingan dapat masuk pidana penipuan. " Masuknya bisa melalui penipuan orang per orang, atau yang sistematis. Kami bisa masuk dari keterbukaan orang-orang yang terlibat," ujar dia.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, mengapresiasi upaya kepolisian yang berencana membuat satgas khusus.
" Pak Kapolri akan membentuk satgas antimafia bola yang akan langsung dipimpin oleh beliau. Tentu ini adalah kabar baik, masa depan persepakbolaan Indonesia," ucap Imam, kepada Bola.com.
Dengan upaya ini, Imam berharap mafia sepak bola di Indonesia dapat diberantas. Sehingga, sepak bola Indonesia memasuki babak baru perjalanannya.
" Saya berharap di musim kompetisi 2019, bisa bekerja maksimal," kata Imam.
Imam mengingatkan, upaya Kapolri itu bukan intervensi pemerintah untuk PSSI. " PSSI harus kooperatif menerima segala bentuk pengaduan terkait kasus ini. Sama sekali bukan bentuk intervensi dari pemrintah untuk PSSI, karena ini kaitannya dengan ketertiban umum," ujar Imam.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam