Coba Teknik 'Legs Up The Wall' Ini untuk Peregangan Sehabis Lari

Reporter : Dwi Ratih
Rabu, 19 Desember 2018 06:15
Coba Teknik 'Legs Up The Wall' Ini untuk Peregangan Sehabis Lari
Caranya cukup mudah, yuk dicoba Sahabat Dream!

Dream - Aktivitas pertama yang ingin dilakukan seseorang usai berolahraga berat atau marathon biasanya berbaring di aspal lapang untuk sekadar beristirahat sambil menghilangkan keringat.

Tahukah Sahabat Dream jika ada teknik yang lebih baik untu beristirahat sekaligus memulihkan tegangnya otot kaki serta tubuh.

Caranya adalah dengan meletakkan badan di lantai dan mengangkap kaki ke dinding, atau seperti yang dikenal dalam yoga, Viparaita Karani.

 boxlifemagazine.com© Khidr Al-Zahrani

Foto: boxlifemagazine.com

Dengan teknik ini aliran darah bisa lebih lancar yang akhirnya mencegah penyakit tekanan darah tinggi atau rendah, arthritis, serta getah bening kaki karena melakukan kegiatan yang menggunakan kekuatan kaki seperti berlari dan angkat berat.

1 dari 4 halaman

Sejuta manfaat

Biasanya atlet melakukan pose ini untuk memulihkan setelah melakukan latihan menantang dalam WOD (Workout of the Day). Mengistirahkan kaki sangat penting untuk membangun kekuatan jangka panjang dan adaptasi otot.

 shutterstock© dream.co.id

Sebelumnya, banyak para atlet yang mengeluh karena kaki menjadi berat atau punggung bawah terasa sakit. Namun ketika mereka melakukan pose ini, mereka merasa terbantu meringankan rasa sakit yang dialami.

Selain itu, pose ini juga bisa memberikan manfaat lain seperti membantu mengatur tekanan darah, meredakan kaki lelah, meningkatkan pencernaan dan membantu menenangkan penderita depresi ringan, kecemasan, radang sendi, sakit kepala, dan insomnia.

2 dari 4 halaman

Bagaimana caranya?

hal yang pertama harus kamu lakukan adalah menemukan dinding dan duduk di sebelahnya. Teknik berikutnya adalah:


- Bahu dan kakimu akan menyentuh dinding di satu sisi
- Mulai datang ke dinding dengan mengayunkan kaki ke atas dan meletakkan tubuh (punggung) di lantai
- Mungkin kamu perlu menggeser bokong lebih dekat ke dinding untuk memungkinkan tulang ekor menempel
- Lepaskan perut dengan menjatuhkan tulang ekor, memungkinkan panggul untuk datang ke posisi netral
- Letakkan lengan kamu ke samping, biarkan bahu menjauh dari tulang belakang, dan istirahatkan tangan kamu di sisi tubuh

3 dari 4 halaman

Hindari alas yang bikin nyeri punggung

Kamu bisa membuat variasi dalam pose ini untuk memulihkan punggung bawah, bahu, kepala dan leher.

Jika kamu menderita nyeri pinggang, hindari beralaskan tikar, bantal atau selimut, di bawah punggung. Karena, hal ini akan memberikan tekanan lebih.

Jika bahu terasa tegang, letakkan tangan di belakang kepala. Pegang siku dengan tangan yang berlawanan.

Untuk mengurangi tekanan atau kelelahan di kepala dan leher, kamu bisa menempatkan kaus atau handuk yang digulung di bagian belakang leher.

Diam pada posisi selama 5-20 menit hingga merasakan manfaat dari posenya. Fokuslah pada pernapasan dan biarkan pikiran tenang.

4 dari 4 halaman

Variasi gerakan lain

Kamu juga bisa melakukan pose lain dengan cara kaki lurus memanjang ke dinding hingga berbentuk " V" lebar.

Cara ini akan memberikan peregangan paha bagian dalam dan selangkangan.

Jika pinggul lebih lebar, tempatkan bagian bawah kaki bersama-sama dalam bentuk kupu-kupu dengan lutut mengarah ke luar.

Saat kaki mendekat ke selangkangan, gunakan tangan untuk mendorong paha ke bawah dengan perlahan agar peregangan lebih dalam.

Meski pose ini bisa dilakukan oleh siapa saja, namun tidak disarankan untuk kamu yang menderita masalah mata serius, seperti glaukoma.

Lalu, jika kamu menderita masalah leher atau punggung, pose ini harus dilakukan di bawah pengawasan seorang guru.

(Sah/Laporan: Mega Rasmiyati/ Sumber: Boxlifemagazine.com)

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak