Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Memberikan Arahan Kepada Jajaran Polri
Dream - Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo mengingatkan jajarannya untuk menatap 2022 dengan terus melakukan perbaikan pelayanan publik. Sehingga, kepercayaan publik kepada Polri dapat terus terjaga.
Listyo menekankan perubahan harus dilakukan berdasarkan semangat transformasi Polri yang Presisi. Polri harus dapat mencegah potensi penyalahgunaan wewenang dan menjadi problem solver bagi masyarakat dalam mencari keadilan.
" Dimana Polri harus hadir dan keberpihakan kepada masyarakat yang selama ini membutuhkan adanya nilai keadilan harus terus ditingkatkan, khususnya responsif terhadap apa yang menjadi kemauan masyarakat," ujar Listyo.
Untuk meningkatkan kepercayaan publik, Listyo meminta jajarannya turun langsung ke lapangan dan mendengar aspirasi masyarakat. Dia juga meminta para pimpinan tidak enggan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Sebab, kata Listyo, temu warga menjadi langkah proaktif yang bisa dijalankan untuk menghilangkan hambatan komunikasi. Selain itu dapat memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.
" Terkait dengan pembinaan dan perbaikan terus kita lakukan untuk meningkatkan dan mengembalikan kepercayaan masyarakat," kata dia.
Polri, tegas Listyo, tidak anti terhadap segala bentuk kritikan. Seluruh kritik yang masuk harus menjadi bahan evaluasi untuk menjadikan Polri lebih baik di masa depan.
" Potret dan warna yang disampaikan masyarakat bagaimana menyukai polisi dan tidak menyukai polisi, harapan dan hal-hal yang bisa diwujudkan Polri, hal-hal yang buat Polri dipercaya dan tidak, itu semua kita harus pahami, tinggal bagaimana menguatkan dan membesarkan hal yang meningkatkan kepercayaan," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya