Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ajaran Sufi Dan Jalaluddin Rumi (Tastepakistan.pk)
Dream - Tahukan Anda puisi terlaris yang dijual di Amerika Serikat? Ternyata masyarakat Negeri Paman Sam ini mengagumi karya-karya puisi dari penyair muslim, Jalaludin Rumi.
Lebih dari jutaan cetakan puisi dari penyair muslim ini telah terjual dalam beberapa tahun terakhir. Posisinya ini menempatnyanya sebagai pembuat puisi terlaris di tanah AS.
Peradaban Islam selama ini memang banyak diperkenalkan kepada dunia lewat penyair besar dengan latar belakang berbeda-beda.
Mengutip laman Onislam.net, Rabu, 22 April 2015, sedikitnya ada empat nama penyair muslim yang Persia yang tersohor. Ferdowsi, Nisami, Saadi dan Hafez Shirazi. Namun tak ada satupun dari mereka yang meraih pujian universal layaknya Jalaludin Rumi.
Berasal dari keluarga Persia, Rumi lahir pada 1.207 Masehi di Vakhsh yang sekarang bernama Tajikistan. Munculnya ancaman Mongol di kawasan Asia Tengah memaksa keluarga Rumi hijrah ke kota Konya, Turki.
Di sinilah Rumi kecil tumbuh dan kelak menjadi guru besar dan ahli hukum. Sampai akhirnya Jalaludin bertemu Syamsuddin AlTabrizi, seorang penyair sufi pengelana.
Pertemuan ini membawa pengaruh besar bagi Jalaluddin Rumi. Ajaran sufi membuatnya meninggalkan pekerjaan sebagai guru dan mulai menggubah puisi.
Rumi tumbuh di saat dunia mulai mulai terancam jajahan Mongolia dan Perang Salib. Mengambil jalan berbeda, Rumi tampil dengan mengajarkan prinsip meskipun ada perbedaan namun manusia diciptakan Tuhan yang Esa.
Jalan yang dipilih Rumi menembus batas-batas usia, dan mencapai jutaan generasi. Karyanya saat ini banyak ditemukan dalam puisinya yang menggambarkan secara jelas kesederhanaan, keindahan, dan toleransi.
Bahkan hari ini, Jalaluddin Rumi adalah penyair terlaris di AS. Sebuah indikasi yang jelas tentang bagaimana pesannya begitu universal. Itu bukan untuk umat Islam, atau Kristen, atau Yahudi, atau kafir, tetapi diarahkan ke seluruh kemanusiaan mereka.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?