Penemuan Ilmuwan Indonesia Soal Sawit Gemparkan Eropa

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 2 Mei 2019 16:00
Penemuan Ilmuwan Indonesia Soal Sawit Gemparkan Eropa
Dengan katalis, Indonesia ingin ubah sawit jadi minyak sawit jadi bahan bakar non fosil.

Dream - Temuan Laboratorium Teknik Reaksi Kimia dan Katalis, Institut Teknologi Bandung (TRKK-ITB) membuat gempar Eropa. Sebab, TRKK-ITB berhasil menemukan teknologi yang dapat mengubah sawit jadi bahan bakar non-fosil.

" Mereka panik karena ternyata sawit di Indonesia telah dapat diolah dan diserap sendiri (oleh Pertamina dan ITB)" kata salah satu akademisi TRKK-ITB, IGB Ngurah Makertiharta, dilaporkan Liputan6.com, Kamis, 2 Mei 2019.

Inovasi ini muncul karena melimpahnya sawit di Indonesia. Sementara itu, Eropa telah menolak dan mengurangi pemakaian minyak sawit Indonesia.

Inovasi bahan bakar nabati dari minyak sawit ini sebetulnya telah dilakukan warga Eropa di Singapura. Bahan bakunya, minyak sawit dari Indonesia.

" Kenapa kita tidak lakukan juga?" ucap dia.

Untuk menggaet rencana itu, ITB menargetkan pembangunan pabrik Katalis Merah Putih pada awal 2020. Katalis Merah Putih merupakan bahan untuk mempercepat dan mengarahkan reaksi kimia.

1 dari 2 halaman

Produksi Katalis

Ahli Teknologi Reaksi Kimia dan Katalis, Prof Subagjo mengatakan, katalis Merah Putih akan membantu minyak sawit berubah jadi bahan bakar nonfosil dengan kualitas tinggi.

" Tanpa katalis, minyak sawit tidak bisa berubah tetap seperti itu," kata dia.

Subajo mengatakan, rencananya ITB akan bekerja sama dengan PT Pupuk Kujang untuk membangun pabrik katalis ini.

" Sekarang akan mulai direalisasikan, kita bekerja sama dengan Kujang serta lokasinya akan di sekitar pabrik Kujang di daerah Cikampek," kata Subagjo.

 

2 dari 2 halaman

Akan Jadi Strategi Terbaik Indonesia

Subagjo menyebut, pembangunan pabrik ini menjadi strategi terbaik. Sebab, saat ini, 60 persen katalis sudah tidak dijual secara bebas.

Saat ini produksi Palm Oil (PO) Indonesia berada pada angka 46 juta ton per tahun. Padahal, produksi Palm Kernel Oil (PKO) hanya sebesar 3 juta ton per tahunnya.

Dengan pengembangan katalis Merah Putih dan produksi pengolahan minyak sawit dengan katalis ini menjadi solusi bagi NKRI untuk mengurangi defisit anggaran indonesia dan sebagai substitusi sumber bahan bakar nasional.

Laporan: Liputan6.com/Ayu Lestari Wahyu

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik