Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kawah Sudbury (Foto: Estfacts.com)
Dream - Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Trinity College di Dublin, Irlandia telah menemukan petunjuk geologi di Sudbury, Ontario, Kanada. Petunjuk yang mungkin akan membuka banyak rahasia tentang asal-usul kehidupan.
Mahasiswa PhD University of Bern, Edel O'Sullivan, menghabiskan tiga musim panas untuk mempelajari kawah Sudbury. Sebuah fenomena alam yang tercipta berkat tumbukan meteor 1,8 miliar tahun yang lalu.
Menurut O'Sullivan, kawah Sudbury menyimpan jejak meteor yang terawetkan dan hingga kini dipercaya menyimpan rahasia kehidupan.
Dengan mendapat akses ke kawah, tim O'Sullivan akan menciptakan kembali lingkungan sekitar kawah sebelum dan setelah tumbukan terjadi.
Tim O'Sullivan akan mengambil sampel dan melihat berbagai urutan kimia geologi di kawasan itu.
"Seluruh area itu hancur berantakan," kata O'Sullivan, "Bebatuan meleleh dan hancur, dan Anda bisa melihat bahwa ada sistem hidro-termal besar yang mendidih di dalam kawah."
Meskipun kawah tumbukan meteor dikaitkan dengan kehancuran lingkungan sekitarnya, O 'Sullivan mengatakan, beberapa percaya sistem hidro-termal menyediakan kondisi yang tepat untuk kehidupan baru dengan menciptakan tempat berlindung terhadap kondisi yang keras.
Hasil penelitian O'Sullivan akan memiliki dampak yang signifikan pada studi geologi lainnya. Sebab, hanya dua kawah lainnya, Vredefort di Afrika Selatan dan Chicxulub di Meksiko, yang memiliki karakteristik seperti kawah Sudbury, meskipun kedua kawah itu tidak terjaga dengan baik.
Ketertarikan terhadap kawah Sudbury tidak terbatas pada ahli geologi, kata O'Sullivan.
Ahli biologi, ahli genetika dan ahli lingkungan kemungkinan akan ikut memberikan catatan pada temuan tim O'Sullivan.
Wanita asal Swiss ini berharap temuan timnya akan membuka pintu untuk penelitian baru tentang kawah tumbukan meteor.
"Ini benar-benar proyek multidisiplin," kata O'Sullivan, "Ada ketertarikan yang benar-benar kuat terhadap asal usul kehidupan."
(Ism, Sumber: cbc.ca)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan