Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Almarhumah Mirna
Dream - Kasus meninggalnya wanita muda bernama Mirna Salihin yang tewas usai minum kopi di kafe, di Mall Grand Indonesia, menemui titik terang. Hal ini karena telah dilakukan autopsi terhadap jasad Mirna pada Sabtu, 9 Januari 2016 malam.
" Jadi semalam telah dilakukan autopsi jasad Mirna setelah mendapatkan izin dari orang tua. Saya mencoba menjelaskan bersama Pak Krisna (Dirkrimum Polda Metro Jaya-red)," ujar Kabiddokes Polda Metro Jaya, Kombes Pol Musyafaq dalam keterangan resminya kepada Dream.co.id, Minggu, 10 Januari 2016.
Musyafaq menjelaskan jasad Mirna dibawa dari RS Dharmais menuju ke RS Polri Kramat Jati sekira pukul 23.50 WIB. Menurut dia, awalnya pihak keluarga sempat tidak mengizinkan autopsi pada jenazah korban.
" Prosesnya berlangsung satu jam. Ini demi yuridis atau penegakan hukum, maka pihak keluarga akhirnya mengizinkan. Autopsi selesai pukul 01.00 WIB," tutur dia.
Pendarahan di Lambung
Berdasarkan hasil autopsi terhadap jasad Mirna tersebut ditemukan adanya pendarahan di lambung. Menurut polisi, pendarahan diakibatkan pada rusaknya jaringan karena adanya zat tertentu.
" Setelah diotopsi didapati pendarahan dalam lambung. Biasanya diakibatkan dari senyawa atau zat korosif yang keras dan pekat sehingga merusak jaringan lambung," ujar Kabiddokes Polda Metro Jaya, Kombes Pol Musyafaq.
Musyafaq melanjutkan salah satu yang bisa mengakibatkan pendarahan lambung yakni sianida. Namun, dia membatah jika kopi yang dimimun Mirna mengandung senyawa sianida.
" Sianida dan zat lain yang sifatnya asam kuat itu bisa melukai lambung. Kalau kopi saya kira tidak mengandung sianida. Kalaupun mengganggu lambung bisa, itu bagi orang yang punya penyakit maag. Itupun tidak sampai menyebabkan kematian," kata dia menambahkan.
Pihak Biddokes Polda Metro Jaya sudah mengirim sampel lambung, hati, dan empedu korban ke Puslabfor Mabes Polri untuk diteliti.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya