Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kepala Staf Presiden Moeldoko Saat Wawancara Dengan KLY Di Jakarta, Rabu (16/1). Dalam Wawancara Tersebut Moeldoko Memaparkan Kinerja Kerja Pemerintahan Jokowi-JK Hingga Saat Ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Dream - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, mengatakan, ada kelompok yang ingin berbuat kerusuhan dan mengganggu keamanan pada 22 Mei 2019. Menurut dia, intelijen telah mengungkap kelompok yang menyelundupkan senjata untuk aksi 22 Mei 2019.
" Intelijen kita sudah menangkap adanya upaya menyelundupkan sejnata. Kita tangkap, ada senjata. Orangnya ini sudah diproses," kata Moeldoko, dikutip dari Liputan6.com, Senin 20 Mei 2019.
Menurut Moeldoko, penyelupan senjata dilakukan kelompok yang ingin mengacaukan aksi 22 Mei. Caranya, lanjut dia, dengan menembak ke kerumunan sehingga seolah-olah tembakan tersebut berasal dari TNI-Polri.
" Itu menjadi trigger berawalnya sebuah kondisi chaos," ujar dia.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan, ada rencana teroris saat aksi 22 Mei 2019. Dia menyebut, aksi itu memiliki dua target.
" Target pertama itu thogut. Kemudian target ke dua pada 22 Mei di depan KPU," kata Dedi.
Gembar-gembor pergerakan massa ke Jakarta pada 22 Mei 2019 menjadi momentum bagi teroris untuk mencari eksistensi diri.
Sumber: Lizsa Egeham/Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya