Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Malam Lailatul Qadar menjadi malam istimewa pada bulan Ramadaan. Banyak umat Islam yang berlomba-lomba untuk meraih keutamaannya.
Pada malam itu, siapa yang beribadah kepada Allah mendapatkan pahala layaknya ibadah seribu bulan.
Bahkan, pahalanya dilipatgandakan mencapai 29.500 kali lipat dari hari biasanya. Sayang, Lailatul Qadar menjadi rahasia Allah yang tidak pernah dibocorkan. Hanya orang-orang pilihan-Nya lah yang mampu mendapatkan keutamaan.
Di balik segala kemuliaan malam Lailatul Qadar, ternyata terdapat fakta tersembunyi yang berhasil diungkap.
Andai manusia mengetahui fakta ini, pasti akan banyak orang yang meraih malam indah tersebut. Apa saja fakta di balik malam Lailatul Qadar? Berikut informasinya.
© Dream
Dream - Fakta ajaib yang terjadi ketika malam Lailatul Qadar adalah ketika itu bumi dilanda “ baljah” (tingkat suhunya sedang), tidak ada bintang atau meteor jatuh ke (atmosfer) bumi dan pagi harinya matahari keluar dengan tanpa radiasi cahaya. Hal ini mungkin tidak banyak diketahui oleh kaum muslim di dunia.
Hal ini dikarenakan menurut Kepala Lembaga Mukjizat Ilmiah Al-Quran dan Sunnah di Mesir, Dr. Abdul Basith As-Sayyid, Badan Nasional Antariksa Amerika (NASA) telah menyembunyikan kepada dunia terkait bukti empiris ilmiah terkait malam Lailatul Qadar.
Sayyid menegaskan, bahwa ada bukti ilmiah yang menyatakan pada setiap hari (hari-hari biasa) ada 10 bintang dan 20 ribu meteor yang jatuh ke atmosfer bumi. Akan tetapi hal tersebut tidak terjadi ketika malam Lailatul Qadar disebabkan tidak adanya radiasi cahaya sekalipun.
Fakta tersebut sebenarnya sudah pernah ditemukan oleh NASA pada 10 tahun yang lalu. Akan tetapi mereka tidak mau mempublikasikannya kepada dunia. Bahkan pakar Carner memeluk agama Islam setelah mengetahui fakta tersebut. Hal ini membuat dirinya harus rela kehilangan jabatannnya di NASA.
Seorang pakar geologi Islam yang bernama Zaglol Najjar menegaskan, bahwasanya NASA pernah me-remove satu halaman di situs resmi mereka yang sudah dipublish selama 21 hari.
Halaman tersebut berisikan tentang cahaya aneh dan ajaib yang tidak terbatas dari Ka’bah di Baitullah ke Baitul Makmur di langit.
Ulasan selengkapnya klik di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya