Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang menjadi sorotan. Kedua pemimpin negara itu kerap membuat keputusan `gila` dan bahkan maaf, kekanak-kanakan.
Kim dikenal memiliki wacana hebat, yaitu membuat roket nuklir antarbenua. Dia bahkan menakut-nakuti AS dengan roket itu.
Ancaman itu ditanggapi serius oleh Trump. Dia bahkan terlibat saling ejek secara terbuka.
Belakangan pamor Trump di dunia internasional mulai terganggu akibat keputusan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Lantas dari dua tokoh itu mana yang lebih baik?
Pertanyaan itu akan dijawab mantan bintang basket NBA Dennis Rodman. Pria yang memiliki tindik di hidung itu dikenal dekat dengan Kim. Selain itu, Dennis juga terbilang dekat dengan sosok Trump.

Dikutip Dream dari The Hill, Dennis punya jawaban tersendiri mengenai dua sosok itu. Dennis menyebut baik Kim ataupun Trump `sama saja`.
" Mereka suka kontrol," kata Rodman di Beijing, China.
Dennis mengatakan, pembicaraan tentang perang nuklir adalah " hiburan" yang tidak berbahaya. " Tidak ada yang berani memencet tombolnya," ujar dia.
Selama kunjungan ke Korea Utara, Dennis membawa buku karya Trump The Art of the Deal sebagai hadiah untuk pemimpin Korea Utara.
" Jika mereka bisa duduk dan saling mengobrol ... dan baru memulai dialog, saya pikir itu akan membuka pintu damai sedikit saja," katanya saat wawancara di acara televisi Good Morning Britain.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya