Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Klanarong Srisakul (Asia One)
Dream - Ini kisah inspiratif dari Klanarong Srisakul. Pemuda yang baru lulus dari Universitas Chulalongkor, Thailand. Srisakul menulis kisah ini pada halaman Facebook.
Dikutip Dream dari Asia One, dulu Klanarong merasa malu dengan pekerjaan sang ayah, yang hanya seorang tukang sampah.
“ Saat saya masih muda saya malu dengan kondisi ayah saya. Saya bertanya mengapa ayah saya tak mengenakan seragam keren seperti ayah teman-teman saya yang menjadi tentara, polisi,” tulis Klanarong.
Ya, sang ayah memang hanya sopir truk sampah. Sehari-hari hanya bergulat dengan sisa-sisa bahan makanan maupun barang-barang rumah tangga. Karib dengan bau busuk dan pakaian yang kotor.
Namun seiring waktu berjalan, Klanarong akhirnya sadar. Dia sadar setelah sang ayah berkisah tentang perjalanan hidupnya. Dari cerita itu, L;anarong tahu bahwa sang ayah berhenti sekolah saat berada di kelas 4.
“ Dan dia memberi tahu saya bahwa mimpinya adalah melihat anaknya bersekolah,” tambah Klanarong.
Kisah itulah yang membuat hati Klanarong semakin luluh. Dia kemudian berusaha keras untuk meraih mimpi dengan melamar menjadi tentara, namun gagal.
“ Saya pikir ayah saya tidak menangis, tapi kemudian saya ketahui bahwa dia diam-diam menangis.”
Klanarong lagi-lagi melihat perjuangan sang ayah untuknya. Saat pengumuman hasil ujian masuk universitas diumumkan. Saat itu, sang ayah rela cuti untuk melihat pengumuman penerimaan mahasiswa baru untuk Klanarong.
“ Ayah saya kembali menumpahkan air matanya. Ini saat yang membanggakan untuk keluarga kecil kami,” tambah Klanarong.
Perjuangan dan pengorbanan sang ayah telah membuat Klanarong kehabisan kata-kata. Dia menyesal telah merasa malu dengan kondisi sang ayah. Dan kini, Klanarong telah lulus dari universitas paling sohor di Negeri Gajah Putih itu.
“ Sekarang, saya ingin berterimakasih kepada ayah karena telah menjadi dirinya sendiri dan untuk semua bantuannya. Terimakasih untuk lelah, airmata, dan masa-masa bersama yang tidak menyenangkan.”
Dan setelah lulus itu, Klanarong bersujud di bawah kaki sang ayah. Di depan truk sampah yang dulu membuatnya malu. “ Sekarang, saya ingin ayah bahagia dengan keberhasilan kami. Ayah tidak boleh merasa malu lagi, sebab ayah adalah ayah nomor satu. Saya bangga kepadamu,” tulis Klanarong.
Kisah ini juga diunggah oleh Bangkok Post ke Fanspage Facebook. Dan terang saja, banyak pengguna Facebook yang merasa terharu dengan kisah Klanarong ini.
" Kisah ini membuatku bersemangat dan aku ingin menjadi seperti ini di masa mendatang," demikian tulis pengguna Facebook, Ali Moh. Selain itu, banyak netizen yang trenyuh. " Saya hampir menangis, terimakasih atas kisahmu," tulis Suchon Sungthong. (ism) Baca Juga: Bocah SD di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Beban Tas Hubungan Rajin Salat dan Tanda Dahi Hitam Ini Dosa yang 1.000 Kali Lebih Besar dari Berzina Kocak, Tunjukkan Kartu NU Jemaah Haji RI Dikira Anggota PBB Kala Mobil Gus Dur Ditilang Polisi: Wahn, Penyakit Mematikan Umat Islam Bocah Setengah Badan Salat Luluhkan Netizen Nasehat Sahabat Nabi Ini Bikin Rezeki Lancar 5 Golongan Ini Terbebas Pertanyaan Malaikat di dalam Kubur Di Neraka, Orang Ini Terlihat Rasul Sedang Menyeret Ususnya Model Korsel Banting Setir Jadi Polwan
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan