Jemaah Calon Haji Meninggalkan Indonesia (insert) Saliman Saat Berada Di Hotel Anwaar, Madinah (haji.kemenag.go.id)
Dream - Saliman, 82 tahun, duduk di kursi yang terletak di depan meja resepsionis Hotel Anwaar, Alzahra, Madinah. Rasa lelah tergambar jelas dari raut mukanya. Pria asal Dusun Sikanco, Nusawungu, Cilacap itu baru saja menempuh perjalanan selama sembilan jam.
Saat jemaah lain sibuk membawa barang ke kamar dan melanjutkan perjalanan ke Masjid Nabawi, dia masih duduk di ruang tunggu. Tas miliknya tergeletak di depan.
“ Alhamdulillah, saya merasa lega bisa sampai di Tanah Suci,” katanya dengan logat ngapak yang kental.
Saliman mengaku sudah lama ingin menunaikan ibadah haji. Untuk itu, dia mengaku sudah lama menyisihkan uang hasil panen di sawah dan kerja menjadi butuh tani.
Perjalanannya sampai di Madinah tidak semudah di bayangkan. Seharusnya dia berangkat pada kelompok terbang (kloter) pertama dari embarkasi Solo (SOC). Tetapi, karena sakit dia harus dirujuk ke RS dr. Moewardi, Surakarta untuk mendapat perawatan.
“ Akhirnya dia digeser ke kloter tiga,” ujar petugas kesehatan Arlina, dikutip Dream dari laman haji.kemenag.go.id.
Meski dalam kondisi kurang sehat, Salim tetap semangat ingin menjalankan ibadah haji. “ Ini rasanya pega atau sesak di dada. Mudah-mudahan nanti tetap bisa lancar beribadah,” akunya.
Advertisement

Cara Mendidik Anak agar Menjadi Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Benarkah Setiap Kopi Hitam Memiliki Kandungan Kafein Berbeda-beda? Ini Alasannya

Suku Vandal dari Eropa dan Asal-Usul Kata “Vandalisme” untuk Mengartikan Kekerasan

Lebih Baik Menggunakan Pakaian Longgar atau Ketat Saat Berolahraga?


Enrique Maluku: Pelaut yang Disebut sebagai Pengeliling Dunia Pertama, tetapi Kurang Dikenal

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan