Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Kisah Haru Relawan Nakes di Wisma Atlet Selamatkan Nyawa Pasien Covid-19

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 17 November 2020 10:45
Kisah Haru Relawan Nakes di Wisma Atlet Selamatkan Nyawa Pasien Covid-19
Begini kisah mereka.

Dream - Sejak dibuka, Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, terus merawat pasien yang positif terinfeksi virus corona. Sejak itu pula, para tenaga kesehatan terus bergelut ,erawat para pasien.

Salah satu dokter yang terjun ke RSDC Wisma Atlet adalah Aulia Giffarinnisa. Semula tak mudah bagi dokter muda itu untuk ikut andil langsung merawat pasien Covid-19 di Wisma Atlet. Dia harus berjuang terlebih dahulu untuk meyakinkan kedua orangtuanya.

" Dari April 2020 sudah ingin bergabung, tapi belum ada izin dari orangtua. September baru dapat izin, dan akhirnya bergabung ke Wisma Atlet," kenang Aulia dalam forum Dialog Produktif dengan tema 'Berjuang dan Berbakti Menyembuhkan Negeri dari Pandemi' di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin 16 November 2020.

Meski penuh risiko, para tenaga kesehatan dan relawan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kesembuhan para pasien.

" Kalau misalnya sudah dua bulan, sudah di-swab berkali-kali, dan hasilnya dinyatakan negatif, pasien berterima kasih. Kalau sudah begitu, kita rasanya gimana gitu," Aulia menceritakan kebahagiaannya selama berada di RSDC Wisma Atlet Kemayoran.

1 dari 2 halaman

Perjuangan serupa juga harus dilalui Lia Gustina. Perawat asal Lampung itu juga harus berusaha keras meyakinkan orangtuanya sebelum mengajukan diri sebagai suster di RSD Wisma Atlet.

" Awalnya, saya merasa terpanggil saja. Saya ingin tahu bagaimana sebenarnya terjun ke sana, apa benar menakutkan seperti di berita. Keluarga juga melarang, apalagi saya punya dua anak kecil. Awalnya tidak dapat izin, tapi karena tekad saya keras, saya memaksa ingin berangkat, akhirnya keluarga mengizinkan," cerita Lia.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 2 halaman

Beri Komentar