Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bocah A, 8 Tahun. (Antara Foto: Fikri Yusuf)
Dream - Angeline, bocah korban pembunuhan yang ditemukan tewas di belakang rumahnya di Denpasar, Bali, Rabu kemarin, diadopsi saat berusia tiga hari.
" Ibunya bernama Aminah dan bapaknya bernama Rusidin. Awalnya mereka itu nikah siri," kata Pendamping hukum dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar, Siti Sapurah, Kamis 11 Juni 2015.
Siti mejelaskan, orangtua kandung Angeline yang tinggal di Bali berasal dari kalangan ekonomi rendah. Rusidin bekerja sebagai buruh bangunan. Jangankan tempat tinggal untuk biaya makan sehari-hari saja mereka kesulitan.
Bahkan Aminah dan Rusidin sampai tak mampu membayar biaya persalinan anaknya itu. Merasa iba, Pendi, bos di tempat Rusidin bekerja menawarkan agar Angeline diadopsi oleh seseorang yang dikenalnya, yakni keluarga Margareth.
Kedua keluarga ini sepakat mengenai adopsi Angeline. Aminah dan Rusidin senang lantaran Angeline diasuh keluarga yang serba berkecukupan secara materi.
Mereka berharap masa depan Angeline bisa lebih baik, dibanding jika bersamanya yang ekonominya sulit.
Namun, 16 Mei 2015, menjadi kabar buruk bagi orangtua kandung Angeline. Anaknya dilaporkan hilang saat bermain di depan rumahnya di Jalan Sedap Malam, Denpasar.
Dan Rabu siang 10 Juni kemarin, keduanya mendapat kabar Angeline ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Polisi menemukan Angeline terkubur di bawah kandang ayam, belakang rumah Margareta. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya