Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kisah Tragis Wanita Yang Selamat Usai Dikubur Hidup-hidup Oleh Tetangganya. Sumber Foto (Youtube NTN)
Dream - Seorang wanita paruh baya di Ukraina baru-baru ini menjadi pemberitaan media di seluruh dunia. Perempuan berusia 57 tahun itu berhasil selamat dari serangan brutal tetangganya yang secara sengaja menguburkan hidup-hidup.
Nina Rudchenko, nama perempuan yang selamat dari tragedi mengerikan itu tinggal di Kota Poltava, Ukraina Tengah. Dia mendapat serangan brutal dari tetangganya yang sedang mabuk dan membuatnya menggali kuburannya sendiri.
Berdasarkan laporan dari media di Ukraina Poltava, wanita bernama Nina Rudchenko mendapat pukulan selama beberapa jam sebelum dikubur. Nian mendapat pukulan dari tongkat baseball hingga tak berdaya dan pingsan.
Belakangan terungkap bahwa dua orang tetangganya itu berada di bawah pengaruh alkohol. Keduanya adalah seorang pria muda bernama Oleg dan Vladimir yang masing-masing berusia 27 dan 30 tahun.
Seperti dikutip dari laman Mirror.co.uk, menurut penuturan Nina kepada polisi, saat itu dia tengah berada di dalam rumahnya di desa Maryanske ketika dua orang tetangga prianya yang merupakan kakak beradik berusia 27 dan 30 tahun memaksa masuk dan memukulinya dengan tangan serta tongkat baseball.
Nina mengaku telah dipukuli hingga berjam-jam sampai akhirnya pingsan dan bangun di tempat pemakaman lokal. Mengetahui korban pingsan, tubuh Nina malam harinya dibawa kedua pria bersaudara itu ke lokasi pemakaman setempat.
Kemudian Nina diguyur dengan air dingin hingga kembali siuman. Namun penderitaannya tak berhenti sampai di situ, Nina malah disuruh untuk menggali kuburannya sendiri dengan sekop yang telah mereka siapkan.
Nina yang tidak mampu melawan terpaksa menggali kuburannya dengan kondisi yang belum sepenuhnya kuat setelah dihujani pukulan.
Oleg dan Vladimir meminta agar Nina menyerahkan rumahnya kepada mereka. Mereka juga mengancam jika Nina enggan memberikan rumahnya maka Oleg dan Vladimir akan membakar hidup-hidup adiknya dan mengubur menantunya sendiri di samping kuburannya.
Tidak dijelaskan apakah Nina berhasil menggali kuburannya sendiri atau justru kedua tetangganya tersebut yang menyelesaikannya, yang jelas ketika lubang kuburannya sudah siap, Nina disuruh berbaring di dalamnya. Kedua tetangganya tersebut pun mengubur Nina hidup-hidup.

Setelah ia selesai menggali kuburannya, Oleg dan Vladimir memaksa Nina untuk berbaring seperti mayat dan mereka mulai menutupi seluruh tubuh Nina dengan tanah.
Nina mengaku dia benar-benar tidak menyangka akan mengalami peristiwa kelam tersebut. Namun Nina terus menjaga kesadarannya agar ia tetap bisa bertahan hidup.
Nina menggatakan ia masih bisa mendengar saat Oleg dan Vladimir saling bertanya “ apa dia benar-benar sudah mati?” pada diri mereka sendiri. Setelah mereka yakin Nina sudah mati, keduanya pergi begitu saja.
Nina yang mulai panik berusaha untuk mengeluarkan dirinya dari kuburan tersebut dengan sisa-sisa tenaganya yang sudah sangat terkuras oleh siksaan sebelumnya. Akhirnya Nina berhasil keluar dan berusaha berjalan ke rumahnya dengan tergopoh.

Kemudian ia segera menelepon pihak kepolisian sekaligus khawatir dengan Oleg dan Vladimir yang bisa saja tiba-tiba datang kembali.
Setelah anggota kepolisian datang, Nina segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan. Dokter mengungkapkan bahwa Nina mengalami cedera di kepala yang cukup serius. Ia mendapatkan diagnosa patah tulang, gegar otak, serta banyak memar di wajah dan tubuhnya.
Nina mengatakan dirinya benar-benar ketakutan untuk kembali ke rumahnya karena kedua pria itu belum ditangkap oleh polisi.
Saat ini, pihak kepolisian tengah memproses kasus Nina. Jika kedua tetangganya tersebut terbukti bersalah maka mereka berisiko menghabiskan 10 tahun waktu hidupnya di penjara. Baik Oleg maupun Vladimir mengaku bahwa mereka menyerang Nina dengan niat untuk balas dendam karena mereka menduga wanita itu mencuri anjing mereka yang menghilang sekitar enam bulan lalu.
Menurut keterangan dari kepolisian setempat, ibu dari Oleg dan Vladimir tetap menyangkal bahwa kedua anaknya melakukan serangkaian tindakan tersebut, ia tetap tidak percaya.
Namun ibu itu mengatakan mungkin saja anak-anaknya dendam kepada Nina karena Nina diduga telah mencuri anjing mereka enam bulan sebelum insiden tersebut.
Hingga saat ini belum ada kejelasan apakah kedua pelaku penyerangan itu sudah ditahan oleh polisi atau belum.
(Sah, Sumber: Mirror.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya