Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Aurea Morales (Foto: Mirror.co.uk)
Dream - Seorang gadis malang berusia tujuh tahun di Amerika Serikat meninggal dunia akibat infeksi virus Covid-19. Gadis itu sempat mengalami koma dan mengalami pembengkakan di bagian otak.
Aurea Morales, nama gadis cilik itu meninggal dunia di Durham, Carolina Utara, Amerika Serikat pada Senin, 1 Juni 2020. Dia menjadi korban anak-anak pertama yang meninggal akibat virus Covid-19 di daerah tersebut.
Keadaan kesehatan anggota keluarga lain juga tidak berbeda jauh. Ibu, ayah, dan adik perempuannya sedang dirawat di Rumah Sakit Universitas North Carolina pada bulan lalu setelah ketiganya kondisinya semakin memburuk. Kabar terbaru kondisi keluarga Aurea masih belum diketahui.
Dilansir dari Mirro.co.uk, halaman GoFundMe yang dibuat untuk membantu keluarga Aurea mengatakan, " Dengan hati sedih saya memberitahu bahwa Aurea meninggal dunia kemarin, 1 Juni 2020. Hati kami ikut dengan meninggalnya salah satu keluarga Soto dimasa yang sulit ini dan kami berdoa mereka tetap kuat serta menemukan kedamaian.
Sebelumnya, Aurea diketahui dirawat di Rumah Sakit UNC sebagai pasien Covid-19. Infeksi yang dideritanya menyebabkan tubuhnya mengalami pembengkakan otak dan membuatnya koma.
" Ayah, Ibu, dan saudara perempuannya juga tertular virus Covid-19. Kami meminta Anda membantu keluarga ini dimasa yang sulit ini," tulis deskripsi di lama GoFundMe yang dibuat oleh guru-guru Aurea.
Salah satu guru Aurea, Carmen Hatcock menulis, " Saya tidak tahu harus berkata apa. Hati saya benar-benar hancur. Seorang murid di sekolah saya meninggal dunia. Dia duduk di bangku kelas dua. Dia pernah menjadi anak didik saya. Saya senang mengenal Aurea, ia gadis yang manis, baik hati, lucu, dan suka menolong."
Salah seorang guru di taman kanak-kanak Aurea yang sempat menjadi gurunya pun terkejut mendengar berita kematian salah satu muridnya.
" Saya masih terpukul dan mencpba untuk mencerna kabar tersebut. Dia begitu bersemangat dan selalu bergembira di kelas. Gambar ini adalah foto dirinya yang diambil pada minggu ketika saya mengajar," tutur Michelle Duke.
Carolina Utara diketahui memiliki 31.000 kasus Covid-19 dengan lebih dari 900 kematian. Penyakit ini secara umum lebih berbahaya bagi penderita di usia lanjut, tetapi para ilmuwan khawatir penyakit tersebut juga dapat menyebabkan reaksi peradangan yang mematikan pada anak-anak.
(Sah, Sumber: Metro.co.uk)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya