Denmark Belajar Kebebasan Beragama dari Indonesia

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 21 Maret 2019 16:00
Denmark Belajar Kebebasan Beragama dari Indonesia
Menag Lukman bersama Duta Besar Khusus Kerajaan Denmark berbincang tentang kebebasan beragama.

Dream - Indonesia bekerja sama dengan Denmark untuk membangun peradaban yang lebih baik berdasarkan ajaran agama. Kerja sama ini dinilai penting untuk menjamin kebebasan beragama.

Kerja sama ini ditandai dengan kunjungan Duta Besar Perwakilan Khusus untuk Kebebasan Beragama dan Kepercayaan Kerajaan Denmark, H.E. Michael Shur ke Kantor Kementerian Agama.

Sur bertemu Menteri Agama, Lukman hakim Saifuddin. Turut hadir dalam pertemuan itu, Duta Besar Denmark untuk Indonesia, H.E. Rasmus Abildgaard Kristensen

" Saya merasa senang dan bersyukur bisa menerima kehadiran yang mulia bersama Duta Besar. Ini merupakan kehormatan tersendiri bagi kami bisa dikunjungi," ujar Lukman melalui keterangan tertulis diterima Dream, Kamis 21 Maret 2019.

Lukman mengatakan, kerja sama ini sangat penting guna meningkatkan peradaban yang lebih baik. Setiap manusia dapat memiliki kebebasan dalam memeluk suatu agama.

" Semua kita wajib menjaga, memelihara, dan mengembangkan kebebasan beragama dan berkeyakinan," ucap dia.

Dalam kesempatan ini, Michael meminta saran kepada Lukman mengenai cara untuk menjamin kebebasan beragama masyarakat.

" Menurut saya yang paling penting saat ini kita bisa mengembalikan esensi agama pada posisi dan fungsi sebenarnya," kata Lukman.

Ke depan, kata Lukman, negara tidak hanya menjamin warganya dalam kebebasan beragama. Tapi juga harus mampu menjadikan agama sebagai pedoman hidup.

" Jadi tidak cukup hanya memberi jaminan kebebasan bergama dan berkeyakinan kalau justru atas nama agama dan keyakinan orang hidup saling eksklusif," ucap dia.

" Tentu bukan agama dan keyakinan seperti itu yang akan kita promosikan melainkan agama inklusif yang membangun kebersamaan," tambah Lukman.

Beri Komentar