4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Gedung Kementerian Agama MH Thamrin (Foto: Shutterstock)
Dream - Nama Haris Hasanuddin, Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur mencuat usai ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dia diduga terlibat kasus suap pengisian jabatan di Kemenag bersama mantan Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy dan Kakanwil Kemenag Kabupaten Gresik.
Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif mengatakan, Haris sebenarnya tidak dinyatakan lulus dalam administrasi pada saat proses seleksi jabatan.
" Sebenarnya sudah online sistemnya dan menurut infrastruktur dalam sistem penerimaan itu pun sebenarnya (Haris) sudah dinyatakan tidak lulus," ujar Laode.
Gagalnya Haris dalam proses seleksi karena riwayatnya pernah ada masalah hukuman disiplin yang dijatuhkan. Meski awalnya sistem menyatakan tidak lolos, tiba-tiba Haris dinyatakan lolos dan layak untuk menjabat Kakanwil Jawa Timur.
" Tapi somehow bisa berubah menjadi dia bisa menang. Itu yang lagi ditelusuri penyelidik dan penyidik KPK," ucap dia.
Sekjen Kemenag sekaligus Panitia Seleksi (Pansel) kepegawaian, M Nur Kholis mengatakan, semua seleksi yang ada di lingkungan Kemenag ada standar operasional prosedurnya (SOP).
" Ranah kami di pansel bekerja sesuai dengan SOP PP 11 Tahun 2017 tadi. Jadi kita buka pengumuman kemudian ada yang mendaftar, lalu diseleksi administrasi, kemudian ada seleksi psikotes, penulisan makalah dan wawancara," kata Nur Kholis.
Terkait dengan tiba-tiba Haris menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Jatim padahal pernah dinyatakan tidak lolos, Nur Kholis enggan menanggapinya. Dia meminta publik menunggu hasil dari bukti yang dikumpulkan KPK.
" Nanti biar kemudian jadi ranah KPK, kami hanya menyampaikan informasi secara global terkait dengan proses dr perjalanan jabatan di Kemenag. Saya sebagai ketua panitia tentu tau bagaimana mekanisme itu berjalan," ujar dia. (ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
