Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Komplek Makam Raja-raja Mataram Longsor (Liputan6.com/Switzy Sabandar)
Dream - Hujan seharian yang mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin, 18 Maret 2019, menyebabkan banjir dan tanah longsor. Komplek pemakaman raja-raja Mataram di Imogiri, Bantul, mengalami longsor parah.
Penghageng Kawedanan Panitrapura Keraton Jogja, GKR Condrokirono, terkejut begitu mendapat informasi longsor tersebut. Putri ke dua Sultan Hamengku Buwono X itu segera meninjau lokasi.
" Saya baru mendengar kabar tadi pagi, ini membuat saya shock," ujar Condrokirono, dikutip dari Pojoksatu.id.
Longsor tersebut menyebabkan kerusakan di beberapa makam. Kerusakan terparah terjadi di komplek makam raja-raja Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, khususnya jalan akses yang menghubungkan calon makam raja baru dengan komplek Saptorenggo.
Komplek Saptorenggo dibangun pada masa Sultan HB VII. Komplek ini merupakan makam Sultan HB VII, HB VIII, dan HB IX.
Condrokirono menyatakan, secepatnya berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Alam DIY untuk menangani longsor tersebut.
Beberapa saat usai kedatangan Condrokirono, Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, GKR Wandansari Koesmoertiyah, tiba di lokasi.
Kebetulan, beberapa pejabat Keraton Surakarta tengah menggelar wilujengan (doa keselamatan) di kompleks makam Sultan Agung dan kompleks makam Susuhunan Paku Buwono (PB) X, PB XI, dan PB XII.
" Kami sebagai bagian dari Dinasti Mataram ikut prihatin," ujar wanita yang akrab disapa Gusti Moeng ini.
Titik pusat longsor terjadi di calon makam Sultan HB X dengan perkiraan lebar 50 meter dan kedalaman 100 meter. Diduga longsor terjadi akibat pondasi calon makam tersebut tidak kuat menahan air.
" Jebolnya pondasi bangunan calon makam HB X karena masih ada retakan gempa 2006 silam. Air kemudian masuk sehingga membuat ikatan di bawahnya menjadi lemah," kata salah satu abdi dalem, Joko Nugroho.
Bangunan calon makam Sultan HB X, kata Joko, mengalami kerusakan terparah dibandingkan bangunan makam lainnya. Sebab, menurut dia, bangunan tersebut baru didirikan pada 2013 sehingga tergolong muda.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUP ESDM DIY, Muhammad Mansur, menduga kontur tanah yang ada di komplek makam baru itu gembur. Sehingga mudah longsor.
Tetapi, pihaknya berencana membentuk tim identifikasi untuk memastikan penyebab longsor. Untuk sementara, bagian sekitar longsoran akan ditutup terpal dan ditahan dengan bambu untuk mengurangi dampak longsoran.
Pihaknya mengaku harus sangat berhati-hati dalam menjalankan rekonstruksi. Sebab, bangunan di sekitar lokasi longsor merupakan cagar budaya.
" Rekayasa konstruksinya akan kami identifikasi lebih lanjut," ucap Mansur.
Sumber: Pojoksatu.id
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya