Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Bersama Pengasuh Pondok Pesantren Darul Akhyar (Kemenag.go.id)
Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan jabatan yang kini diembannya merupakan amanah. Lukman menganggap jabatannya sebagai ujian kepercayaan apakah menjadi khusnul khatimah atau tidak.
" Saya menjadi Menteri, hakikatnya adalah amanah. Sebenarnya saya sedang diuji," ujar Lukman di Pondok Pesantren Darul Akhyar Depok, Jawa Barat, dikutip dari Kemenag.go.id.
Lukman mengingatkan, para santri untuk tidak terpaku pada jabatan atau posisi tertentu. Menurut dia, bidang apapun bisa menjadi jalan bagi para santri untuk berjuangan dan meraih kesuksesan.
" Santri bisa menjadi guru, ustaz, birokrat, itu semua sama mulianya, selama jabatan yang kita sandang mampu menebarkan kemaslahatan bagi sesama," ucap dia.
Lebih lanjut, Lukman mengatakan pesantren dan madrasah kini tidak dipandang sebelah mata. Para santri telah banyak menorehkan prestasi, khususnya dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Bahkan kini, kata Lukman, pesantren dan madrasah tidak lagi menjadi pilihan terakhir para orangtua. Banyak orangtua menjadikan madrasah sebagai lembaga pendidikan untuk anak-anaknya.
" Dulu kita menyekolahkan anak-anak ke madrasah yang itu pilihan terakhir karena tidak masuk ke umum. Alhamdulillah sekarang madrasah pilihan utama orangtua untuk pendidikan anaknya," kata Lukman. (ism)
Advertisement

Membaca Buku Sebelum Tidur Ternyata Bisa Membantu Tidur Lebih Nyenyak, Ini Alasannya


Bisakah Kesehatan Kulit Kepala Memprediksi Proses Penuaan Tubuh Secara Keseluruhan?


Sering Nyeri Sendi Saat Menua? Terlalu Jarang Bergerak Bisa Memperburuk Kondisinya

Gujarat, Jejak Jalur Dagang yang Ikut Membentuk Islam di Nusantara

Suhu yang Terus Meningkat Ternyata Memperlambat Perkembangan Anak Usia Dini