Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Bersama Pengasuh Pondok Pesantren Darul Akhyar (Kemenag.go.id)
Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan jabatan yang kini diembannya merupakan amanah. Lukman menganggap jabatannya sebagai ujian kepercayaan apakah menjadi khusnul khatimah atau tidak.
" Saya menjadi Menteri, hakikatnya adalah amanah. Sebenarnya saya sedang diuji," ujar Lukman di Pondok Pesantren Darul Akhyar Depok, Jawa Barat, dikutip dari Kemenag.go.id.
Lukman mengingatkan, para santri untuk tidak terpaku pada jabatan atau posisi tertentu. Menurut dia, bidang apapun bisa menjadi jalan bagi para santri untuk berjuangan dan meraih kesuksesan.
" Santri bisa menjadi guru, ustaz, birokrat, itu semua sama mulianya, selama jabatan yang kita sandang mampu menebarkan kemaslahatan bagi sesama," ucap dia.
Lebih lanjut, Lukman mengatakan pesantren dan madrasah kini tidak dipandang sebelah mata. Para santri telah banyak menorehkan prestasi, khususnya dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Bahkan kini, kata Lukman, pesantren dan madrasah tidak lagi menjadi pilihan terakhir para orangtua. Banyak orangtua menjadikan madrasah sebagai lembaga pendidikan untuk anak-anaknya.
" Dulu kita menyekolahkan anak-anak ke madrasah yang itu pilihan terakhir karena tidak masuk ke umum. Alhamdulillah sekarang madrasah pilihan utama orangtua untuk pendidikan anaknya," kata Lukman. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya