Suara Melengking Menakutkan Bikin Resah Warga

Reporter : Sandy Mahaputra
Minggu, 28 Februari 2016 10:04
Suara Melengking Menakutkan Bikin Resah Warga
Suara misterius yang hanya muncul pada malam hari. Warga tidak bisa tidur dan tidak satu pun dari mereka yang bisa mendefinisikan asal suara tersebut.

Dream - Warga Forest Grove di Washington County, Oregon mengaku terganggu dan ketakutan dengan suara misterius yang selalu muncul setiap malam dalam beberapa pekan terakhir.

Suara melengking tersebut membuat warga Forest Grove tidak bisa tidur, dan tidak satu pun warga yang bisa mendefinisikan asal suara tersebut.

Kepada The Washington Post, Kepala Departemen Pemadam Kebakaran Forest Grove, Dave Niemeyer, mengatakan suara tersebut seperti 'suara bising yang menghebohkan'.

Niemeyer mengatakan tidak hanya manusia yang merasa terganggu dengan suara itu. Suara misterius yang hanya muncul pada malam hari dan terdengar seperti jeritan mesin ketel uap itu juga membuat hewan peliharaan menjadi tidak tenang.

Menurut warga Forest Grove suara tersebut berlangsung sekitar 10 detik hingga beberapa menit.

Banyak yang menduga-duga tentang asal suara tersebut. Ada yang bilang pipa gas yang bocor, ada yang mengatakan suara tersebut berasal dari kereta hantu.

NW Natural mengatakan pipa gas yang bocor akan terdengar seperti ketel uap dan akan melepaskan bau yang menyengat. Semua pipa gas di wilayah Forest Grove berada di bawah tanah. Namun tidak ada rel kereta api di dekatnya.

Pemadam kebakaran, polisi dan pejabat kota mengaku bingung dengan suara misterius tersebut.

Namun, departemen pemadam kebakaran, yang melakukan penyelidikan tentang suara itu, mengatakan tidak percaya bahwa suara itu mengandung risiko keamanan.

Tobin Cooley, seorang ahli audio, mengukur tingkat kebisingan dengan meteran suara dan mengatakan bahwa suara tersebut adalah kasus yang sangat tidak biasa.

" Kedengarannya seperti semacam gas bertekanan atau udara yang melewati tutup atau valve atau sejenisnya," katanya.

" Suaranya tidak stabil, dan Anda tidak dapat memprediksi kapan hal itu akan terjadi. Itulah fitur menarik dari suara ini."

Ini bukan pertama kalinya suara menakutkan mengunjungi daerah Portland. Sebelumnya ada yang mendengar suara mengerikan yang membuat orang-orang ingin berkemas.

Ada yang bilang mungkin suara menakutkan di Forest Grove adalah bagian dari promosi kembalinya serial X-Files di TV.

(Sumber: oregonlive.com)

1 dari 3 halaman

12 Tahun Ditinggal, Rumah Jadi Menakutkan

12 Tahun Ditinggal, Rumah Jadi Menakutkan © Dream

Dream - Semua orang pasti suka mengingat kenangan indah di masa kecil. Itulah yang juga dilakukan seorang Redditor (sebutan untuk pengguna media sosial Reddit) bernama Elvicio.

Orangtua Elvicio memutuskan untuk menjual rumah masa kecilnya pada 12 tahun yang lalu. Sekarang dia berkeinginan untuk mengunjungi rumahnya itu untuk terakhir kalinya.

Elvicio pun berjalan-jalan di rumah masa kecil tersebut. Ketika menjelajahi rumah yang sekarang kosong itu, ia menemukan sesuatu yang tidak terduga.

Begitu masuk rumah itu, Elvicio menuju ke kamar tidur lama orangtuanya. Di sini, dia merasakan ada sesuatu berbeda. Ruang kabinet yang ada di kamar orangtuanya itu terlihat lebih besar dari sebelumnya.

Ketika masuk ke ruang kabinet, dia melihat ada sebuah pintu misterius. Seingat Elvicio, pintu misterius itu dulunya adalah dinding. Elvicio pun penasaran dan ingin memeriksanya.

Begitu pintu misterius itu dibuka, Elvicio sangat terkejut saat menemukan ada lorong yang nampak menyeramkan di baliknya.

Di kanan-kiri sepanjang lorong itu, terdapat sejumlah pintu yang terkunci. Menurut Elvicio, ayahnya tahu tentang jalan rahasia ini. Namun ayahnya menutup pintu masuk ke lorong sebelum Elvicio lahir.

(Ism, Sumber: wittyfeed.com)

2 dari 3 halaman

Bahaya Menakutkan Terlalu Lama Bercelana Jins Ketat

Bahaya Menakutkan Terlalu Lama Bercelana Jins Ketat © Dream

Dream - Dokter di Australia melaporkan bahwa seorang wanita 35 tahun dirawat di rumah sakit selama empat hari setelah mengalami kerusakan otot, pembengkakan, dan penyumbatan syaraf di kakinya.

Penyebabnya ternyata cukup mengejutkan. Dia berjongkok selama beberapa jam sambil mengenakan celana jeans ketat.

" Kami terkejut bahwa pasien ini mengalami kerusakan parah di bagian saraf dan ototnya," kata Dokter Thomas Kimber dari Rumah Sakit Adelaide Royal di Australia, dalam sebuah email, dikutip Dream dari laman Abcnews.com, Rabu 24 Juni 2015.

Awal mula pasien yang tidak disebutkan identitasnya ini mengalami kondisi tersebut setelah membantu seseorang memindahkan barang dengan berjongkok untuk waktu yang lama.

Memakai celana jeans ketat, wanita itu mengatakan kakinya mati rasa saat ia berjalan pulang. Ketika berjalan dia jatuh.

Tidak dapat bangun, ia menghabiskan beberapa jam untuk bersandar di luar sebelum akhirnya sampai ke rumah sakit.

Kimber dan rekannya menerbitkan laporan tentang kasus tersebut secara online pada Senin di jurnal Neurology, Neurosurgery and Psychiatry.

Kimber mengatakan jeans ketat sebelumnya telah dilaporkan bisa menyebabkan kerusakan saraf di pangkal paha, tetapi bukan saraf di kaki bagian bawah dan otot seperti yang dialami wanita itu.

Dia mengatakan jongkok bisa menekan saraf di kaki bagian bawah, mengurangi suplai darah ke otot-otot betis dan celana jeans ketat memburuk keadaan.

Setelah dirawat selama empat hari - dan setelah celana jeansnya dipotong - wanita masih masih merasa lemah di kakinya. Tetapi dia akhirnya berjalan keluar dari rumah sakit dan kemudian sembuh sepenuhnya.

Kimber tidak tahu apakah wanita itu masih memakai celana jeans ketat tapi dia memperingatkan bahaya berjongkok saat mengenakan jenis celana itu.

" Saya pikir sifat non-elastis dari celana jeans yang mungkin menjadi masalah," ujar Kimber, mencatat bahwa celana ketat yang elastisitas tidak akan berbahaya karena mereka tidak akan menekan saraf dan otot. (ism) 

 

3 dari 3 halaman

Bahaya Make Up yang Menakutkan!

Bahaya Make Up yang Menakutkan! © Dream

Dream - Bahan kimia yang biasa ditemukan di kosmetik, kamar mandi dan kemasan makanan mempercepat terjadinya menopause pada perempuan empat tahun dari seharusnya.

Lima belas bahan kimia telah diidentifikasi oleh tim peneliti di Washington University di St Louis sebagai penyebab menopause dini pada perempuan.

Di antara bahan kimia itu adalah phthalates, yang biasa digunakan untuk melunakkan plastik. Sementara keempat belas lainnya adalah sembilan PCB (polychlorinated biphenyls), tiga pestisida, satu phthalates dan bahan kimia beracun yang disebut furan.

Mereka ditemukan dalam kemasan makanan dan produk rumah tangga, parfum, lipstik, sabun cair, produk perawatan rambut dan pernis kuku.

Sebelumnya, para ilmuwan menganalisis kadar 111 bahan kimia dalam darah dan urin dari 31.575 perempuan yang berpartisipasi dalam penelitian ini.

Hasilnya, beberapa zat dianggap mengganggu produksi alami dan distribusi hormon dalam tubuh.

Sementara dalam penelitian di masa lalu telah ditemukan hubungan antara apa yang disebut bahan kimia pengganggu sistem endokrin dan menopause. Dan penelitian baru ini merupakan studi skala besar pertama dari jenisnya.

Hasil lainnya menunjukkan perempuan dengan kadar bahan kimia tertentu mengalami menopause 2-4 tahun lebih cepat dibandingkan dengan tingkat yang lebih rendah.

Menopause berakibat pada penurunan fungsi ovarium yang tidak hanya memengaruhi kesuburan, tetapi dapat menyebabkan seorang perempuan menderita penyakit jantung, osteoporosis dan masalah kesehatan lainnya.

Bahan-bahan kimia tersebut juga diketahui meningkatkan risiko kanker tertentu, sindrom metabolik, dan pada perempuan yang lebih muda, pubertas dini.

Penulis penelitian, Profesor Amber Cooper, mengatakan bahan kimia terkait dengan menopause lebih awal dapat menyebabkan penurunan awal fungsi ovarium dan hasil penelitian menunjukkan kita sebagai masyarakat harus khawatir.

" Kebanyakan bahan kimia tersebut berada di luar kendali kita karena mereka berada di tanah, air dan udara."

Dari 31.575 perempuan yang diuji untuk tingkat bahan kimia pengganggu endokrin, 1442 adalah menopause dengan usia rata-rata 61 tahun.

" Kita bisa mendidik diri sendiri tentang bahaya terpapar bahan kimia sehari-hari dan menjadi lebih sadar akan plastik dan produk rumah tangga lain yang kita gunakan," kata Profesor Cooper. 

Dia merekomendasikan memasak makanan dengan microwave dalam gelas atau wadah kertas daripada dalam wadah plastik. Ia juga mendesak konsumen untuk selalu mempelajari lebih lanjut tentang bahan-bahan dalam kosmetik, produk kesehatan dan kemasan makanan.

Meskipun banyak bahan kimia yang termasuk dalam penelitian ini telah dilarang di AS karena berdampak negatif terhadap kesehatan, mereka masih diproduksi secara global dan meluas di lingkungan.

(Sumber: Daily Mail)

Beri Komentar