Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Selain Jadi Contoh, KPK Juga Meminta Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Untuk Membenahi Kementeriannya.
Dream – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan kasus suap jabatan yang terjadi di Kementerian Agama (Kemenag). KPK menyebut seharusnya instansi pemerintah itu jadi contoh yang baik.
“ Kemenag harusnya (menjadi) kementerian yang paling bersih dan harus jadi contoh bagi KPK,” kata Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M. Syarif, di Jakarta, kemarin.
Laode mengharapkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, memperbaiki sistem tata kelola di lingkungan kerjanya. Tujuannya agar praktik korupsi di lembaga yang mengurusi dunia dan akhirat itu bersih dari praktik negatif.
“ Menag sebelumnya, (Surya Darma Ali) tersangkut juga, kan, untuk kasus haji,” kata dia.
Pada penggeledahan Senin malam, KPK mengamankan uang ratusan juta di ruang kerja Menag. Uang tersebut terbagi dalam pecahan rupiah dan dolar AS.
Dalam penggeledahan tersebut, penyidik KPK menggeledah tiga ruangan yakni ruang kerja Menag, ruang Sekjen Kemenag, ruang Tata Kelola Birokrasi Kepegawaian.
Selain uang, penyidik juga mengamankan beberapa dokumen terkait rekrutmen pegawai. Setelah menggeledah, penyidik KPK keluar dari Gedung Kemenag membawa dua koper besar berwarna hitam. (ism)
Dream - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, mengatakan, penyidik menyita sejumlah uang dalam pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat dari ruang kerja Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.
" Kami temukan juga dari ruangan Menteri Agama, termasuk juga disita dari ruangan Menteri Agama sejumlah uang dalam bentuk rupiah dan dolar dengan nilai seratusan juta rupiah," ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Senin 18 Maret 2019.
Febri mengaku belum mengetahui secara pasti apakah uang tersebut terkait atau tidak dengan kasus suap pengisian jabatan yang menjerat mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy.
" Saya belum mendapatkan informasi yang lebih teknis terkait dengan hal itu, yang bisa kami sampaikan tentu update dari proses penggeledahan yang dilakukan hari ini," ucap dia.
Selain ruang kerja Lukman Hakim, penyidik juga turut menggeledah ruang Sekjen Kemenag dan ruang Kelola Biro Kepegawaian.
Selain uang, sejumlah dokumen terkait proses seleksi kepegawaian juga turut disita oleh penyidik. " Detailnya tentu akan di-update lebih lanjut," kata Febri.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya