Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Perampokan sadis terjadi di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih Pulogading, Jakarta Timur. Beberapa korban yang tewas diketahui sebagai keluarga arsitek.
Menurut Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan, pemilik rumah, DT, berprofesi sebagai arsitek.
"Keterangan sementara, (korban) seorang pengusaha arsitektur," kata Iriawan di lokasi, Selasa 27 Desember 2016.
Iriawan menuturkan, korban diketahui telah disekap di kamar mandi berukuran 1,5 meter x 1,5 meter sejak Senin sore, 26 Desember 2016.
Saat ini, Iriawan terus meminta jajarannya melakukan penyelidikan dan mencari barang bukti yang ada. Itu termasuk memeriksa rekaman CCTV yang di rumah korban.
"Nanti kami dalami CCTV-nya," ujar dia.
© Dream
Sebelumnya, perampokan ini diketahui dari laporan saksi bernama Sheila Putri pada pukul 09.25 WIB pagi tadi. Menindaklanjuti laporan tersebut polisi menemukan 11 orang yang disekap di kamar mandi.
Enam korban di antaranya telah meninggal dunia karena kehabisan oksigen. Sementara lima orang lainnya selamat dan dilarikan ke Rumah Sakit Kartika Pulomas.
Korban Tewas diketahui berinisial DT selaku pemilik rumah, DAAP selaku istri pemilik rumah, DGD selaku anak ketiga pemilik rumah, A selaku teman anak pemilik rumah, Y dan T yang merupakan sopir pemilik rumah.
Sementara, korban yang masih hidup dikrthaui berinisial E, ZKA, S, F, dan W.
© Dream
Dream - Aksi perampokan sadis terjadi di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A Kayuputih Pulogadung, Jakarta Timur. Kejadian tersebut bermula dari laporan Saksi bernama Sheila Putri pada pukul 09.25 WIB pagi tadi.
"Pada hari Selasa, 27 Desember 2016 sekitar jam 09.25 WIB saksi datang ke Pospol Kayuputih melaporkan terjadi perampokan di TKP," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta, Selasa, 27 Desember 2016.
Argo menuturkan, setelah mendapat laporan tersebut polisi langsung mendatangi TKP. Di sana, polisi menemukan 11 orang berada di kamar mandi berukuran 1,5 meter x 1,5 meter dengan posisi bertumpuk.
© Dream
Setelah memeriksa korban, polisi menemukan enam korban tewas karena kehabisan oksigen dan lima korban selamat. Korban selamat saat ini menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Kartika Pulomas.
"Setelah pintu kamar mandi dibuka ternyata enam orang sudah meninggal dan lima orang masih hidup dan dirawat di Rumah Sakit," ucap dia.
Korban tewas diketahui berinisial DT selaku pemilik rumah, DAAP selaku istri pemilik rumah, DGD anak ketiga pemilik rumah, A teman anak pemilik rumah, Y sopir pemilik rumah, T sopir pemilik rumah. Sementara, korban yang masih hidup diketahui berinisial E, ZKA, S, F, dan W.
Hingga kini polisi masih melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Terkait dengan pelaku, Argo belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?