Korban Tragedi Mina dari Indonesia Bertambah Jadi 103 Orang

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 7 Oktober 2015 11:23
Korban Tragedi Mina dari Indonesia Bertambah Jadi 103 Orang
Perkembangan terbaru, sebanyak tiga jenazah ditemukan pada Selasa, 6 Oktober 2015.

Dream - Proses identifikasi korban tragedi Mina telah memasuki hari ke-14. Jumlah korban meninggal dari Indonesia semakin bertambah.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pada Selasa, 6 Oktober 2015 berhasil mengidentifikasi tiga lagi korban tewas asal Indonesia dalam tragedi Mina. Tiga korban tersebut menambah jumlah korban asal Indonesia menjadi 103 orang.

" Tim PPIH kembali mengidentifikasi 3 jenazah jamaah haji Indonesia sehingga total menjadi 103 jenazah yang sudah teridentifikasi," ujar Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah PPIH Arab Saudi Arsyad Hidayat melalui keterangan tertulis diterima Dream.co.id, Rabu, 7 Oktober 2015.

Tiga jenazah tersebut yaitu Nining Irianingsih Harun, kelompok terbang (kloter) JKS 61, B 0214360, Kusnadi Adi Wijaya, JKS 61, B 0932961, dan Djaspandi Murtadji Irsyad, SUB 61, B 1044026. Ketiganya teridentifikasi di tempat pemulasaraan Mu'aishim.

" Semalam tim yang terdiri dari Letkol Jaetus Muchlis, dr Taufik, dan Naif Bajri Basri Marjan seperti malam-malam sebelumnya melakukan penyisiran ke Mu'aishim dengan mengecek beberapa data jemaah di dalam file yang di dalamnya ditemukan gelang beserta ciri atau identitas lainnya," kata Arsyad.

Sementara untuk jemaah haji yang mengalami luka dan masih dirawat kini tinggal lima orang. Sedangkan jemaah yang masih belum kembali ke pemondokan berkurang menjadi 25 orang, dengan rincian kloter BTH 14 sebanyak tiga orang, kloter JKS 61 sebanyak 15 orang, kloter SOB 62 sebanyak satu orang, kloter SUB 28 sebanyak satu orang, kloter SUB 28 sebanyak satu orang, kloter SUB 36 sebanyak dua orang, kloter SUB 48 sebanyak dua orang, dan kloter UPG 10 sebanyak satu orang.

" Kami dari tim akan terus berupaya mencari jemaah haji yang sampai saat ini belum ditemukan, dan akan kami informasikan sesegera mungkin jika jemaah telah kembali atau teridentifikasi," ungkap Arsyad.

Beri Komentar