Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto Perempuan Yang Diduga Korban Insiden Mina Asal Indonesia.
Dream - Kepala Daerah Kerja Mekah Arsyad Hidayat memastikan foto wanita beredar di media sosial pada Kamis, 1 Oktober 2015 lalu bukanlah jemaah haji asal Indonesia. Foto tersebut juga bukan jemaah haji yang menjadi korban peristiwa Mina.
“ Foto-foto yang beredar di media sosial, setelah kami telusuri, bukanlah jemaah haji Indonesia yang menjadi korban peristiwa Mina,” tegas Arsyad Hidayat dalam jumpa pers di Jeddah.
Foto wanita yang sempat beredar di dunia maya itu dikabarkan merupakan jemaah haji asal Indonesia yang menjadi korban tragedi Mina. Dalam keterangan tertulis yang beredar menyebutkan jika wanita itu merupakan korban selamat dan kini dirawat di rumah sakit Malik Faizal Arab Saudi.
Belakangan, foto tersebut dikaitkan dengan dua nama jemaah haji asal Indonesia bernama Anah Suhana binti Abbas dan Eri Sukanti binti Mulyo Suyitno.
Mengenai hal itu, Arsyad, menjelaskan jika jemaah atas nama Anah Suhana binti Abbas (embarkasi JKS 49) bukanlah korban tragedi Mina. Anah, menurut Arsyad, dinyatakan wafat saat di RS Emergency Mina pada 1 Oktober 2015.
Adapun, nama Eri Sukanti bintu Mulyo Suyitno (embarkasi SUB 61) yang banyak disebut oleh para netizen bukanlah korban peristiwa Mina. " Yang bersangkutan saat ini dalam keadaan sehat walafiat," jelasnya.
Perempuan yang sedang terbaring di rumah sakit, yang fotonya banyak beredar di media sosial, telah ditemui tim dokter Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Makkah. Karena kondisi pasien tersebut lemah, tim melakukan pendekatan khusus untuk menggali informasi perempuan tanpa identitas itu.
" Hasilnya, perempuan itu mengaku sebagai orang Burma. Dia sama sekali tidak bisa mengenali tulisan maupun bercakap dalam bahasa Indonesia," pungkas Arsyad.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya