Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Relawan Memberikan Air Minum Dan Mainan Kepada Pengungsi Anak Suriah, Selasa (22/9). (ANTARA FOTO/REUTERS/Yannis Behrakis)
Dream - Netizen di Indonesia biasanya berpaling ke situs Google untuk mencari informasi yang tengah menjadi tren. Kemarin, kata-kata seperti `Amel Alvi` dan `1 Oktober` menjadi trending search di mesin pencari raksasa tersebut.
Namun jika Anda sesaat menengok netizen Suriah, negeri yang tengah dilanda konflik sipil, kata-kata terpopuler pencarian Google mungkin akan membuat hati Anda hancur. Mereka memakai kata-kata pencarian untuk menemukan jawaban yang mungkin bisa menyelematkan hidup mereka.
Dalam empat tahun terakhir, perang sipil di negara yang kini porak poranda itu telah membuat 4,1 juta orang mengungsi. Lari ke berbagai negara di Timur Tengah dan kini menyebur Eropa.
Laman Time mengutip al-Jazeera menemukan dua kata terpopuler yang sampai kini banyak dipakai warga Suriah di Google adalah 'Imigrasi ke Jerman' dan 'Suaka di Jerman'.
Sebagian lagi banyak memakai kata pencarian 'Peta Eropa dalam Bahasa Arab'.
Warga Suriah yang tak berusaha keluar dari negaranya juga mencari jawaban lewat Google. Tujuannya untuk membuat mereka aman saat tinggal di rumah.
Yang menyedihkan, lebih dari dua pekan, para penduduk yang terkurung ini banyak menggunakan pencarian Google untuk mencari lokasi rumah sakit terdekat. Sisanya mencari jawaban bagaimana cara merawat luka, proses penyembuhan trauma.
Kalimat pencarian seperti 'Palang Merah Suriah' dan Bantuan Penanganan Trauma di Rumah' juga mengisi daftar teratas warga Suriah.
Namun tetap saja, banyak warga Suriah yang memilih untuk meninggalkan negaranya daripada menyelamatkan diri di dalam negerinya.
Menurut al-Jazeera, kata pencairan rute perjalanan ke Turki dan Yunani juga populer dicari penduduk yang mengungsi dari daerah konflik.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya